Berita UtamaHukum & KriminalMitra

Tim Resmob Polres Mitra Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Pantai Lakban

649
×

Tim Resmob Polres Mitra Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Pantai Lakban

Sebarkan artikel ini
Tim Resmob Polres Mitra Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Pantai Lakban

Mitra, PilarAktual.com – Kasus pembunuhan yang mengguncang kawasan Buyat, Boltim, akhirnya menemui titik terang setelah Resmob Polres Minahasa Tenggara berhasil mengungkap para pelaku.

Pada kejadian tragis itu, Agisanto Modeong (30), seorang warga setempat, tewas di tangan tiga penambang yang diamankan, sementara satu lagi masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kronologis kejadian menurut pihak kepolisian mengungkapkan momen tragis terjadi pada Kamis (18/4/2024) sekitar pukul 03:00 Wita.

Keempat tersangka, yang juga merupakan penambang, sedang beristirahat di lokasi pemecah ombak dekat mess Newmont, sebelum akan kembali ke lokasi pertambangan.

Saat itu, mereka bertemu dengan Agisanto Modeong dan Fingki Abdulah Modeong yang sedang melintas dengan sepeda motor.

Baca Juga :  Bupati Ronald Kandoli Hadiri Bakti Sosial Karang Taruna Mitra, Warga Terima Pengobatan Gratis dan Sembako

Kondisi yang memicu ketegangan membuat situasi memanas, yang akhirnya berujung pada aksi kekerasan brutal terhadap kedua korban.

Menurut Wakapolres Minahasa Tenggara, Kompol Frangky Ruru S.Pd, ke tiga pelaku, BK alias Cada, HB, dan VM, berhasil diamankan oleh jajaran Resmob Polres Minahasa Tenggara.

“Para tersangka kami amankan di lokasi yang berbeda setelah upaya pencarian dan pengintaian yang intensif,” ujar Ruru.

Proses penyelidikan dan penangkapan ini dilakukan dengan cermat oleh tim Resmob, dan hasilnya, ketiga tersangka telah dijerat dengan pasal 338 KUHPidana Subs pasal 351 ayat 3 KUHPidana atas nama BK alias Cada.

Sementara itu, tersangka lain, EM, masih dalam pencarian setelah berhasil melarikan diri dari kejaran kepolisian.

Baca Juga :  Ombudsman Cek Layanan Maladministrasi di Polres Labuhanbatu

Frangky Ruru menegaskan, pihak kepolisian akan menindak tegas para pelaku, terutama karena kasus ini melibatkan penggunaan senjata tajam yang mengancam nyawa.

“Kami akan melakukan operasi Sajam bekerjasama dengan jajaran Polsek di Minahasa Tenggara untuk mencegah kejadian serupa,” tambahnya.

Kejadian ini mengguncang masyarakat setempat dan menyoroti persoalan keamanan di sekitar lokasi pertambangan.

Diharapkan langkah-langkah tegas dari pihak berwenang dapat menjamin keamanan dan kedamaian bagi warga sekitar, serta mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow