TB Rahmad Sukendar SH, S.Sos Soroti PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun

  • Whatsapp

JAKARTA, Pilar aktual.com – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia yang dikenal dengan sebutan BPI KPNPA RI menyoroti laporan hasil pengawasan tahun 2020 Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.

Pasalnya pada verifikasi Program hibah air minum pedesaan Pemerintah Kabupaten Simalungun berdasarkan Surat Penetapan
Pemberian Hibah (SPPH) Nomor S-20/MK.7/2020 Tanggal 8 April 2020
menerima hibah untuk program hibah air minum perdesaan dari sumber
dana penerimaan dalam negeri Tahun Anggaran 2020 setinggi-tingginya
Rp2.680.000.000,00.

Bacaan Lainnya

Ketua umum BPI KPNPA RI, Tubagus Rahmad Sukendar mengatakan bahwa dari hasil review terhadap 91 (sembilan puluh satu) pemasangan sambungan rumah yang memenuhi syarat seperti dituangkan dalam laporan verifikasi oleh konsultan verifikasi dan OPD sebanyak 572 SR terdapat 6 SR yang tidak tepat sasaran dan 6 SR yang tidak tepat jumlah.

Sehingga hanya sebanyak 560 SR yang dapat dipertimbangkan untuk diberikan penggantian oleh Pemerintah Pusat menggunakan APBN Tahun 2020 senilai Rp1.120.000.000,00 (560SR x Rp 2.000.000,00) atas pekerjaan pemasangan sambungan rumah air minum perdesaan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun. Angka ini menunjukkan selisih 1.560.000.000 yang tidak terserap dari Rp. 2.680.000.000 yang diberikan.

” Tidak terserap nya lebih dari 50% anggaran dana hibah yang dipagukan menunjukkan management pengelolaan di PDAM Tirta Lihou diduga buruk. Ini diperkuat dengan tabel evaluasi kinerja BUMD pada PDAM yang ada di Sumatera Utara, PDAM Tirta Lihou menunjukkan status kurang sehat dengan skor 2.75,” ucapnya kepada reporter kami, Sabtu (03/04/2021) di Jakarta.

Menurutnya, dari temuan laporan pengawasan BPKP perwakilan sumut ini, pria yang digadang-gadang menjadi calon Anggota Dewan Pengawas KPK menggantikan posisi almarhum Alkostar ini mengatakan akan memberikan attensi khusus kepada Direktur Investigasi & Intelijen BPI KPNPA RI Sari Darma Sembiring, SE untuk berkomunikasi dan berkordinasi dengan Ketua Wilayah BPI KPNPA RI Sumut untuk menindaklanjuti hasil laporan tersebut.

” Saya intruksikan Dir Investigasi untuk bersinergi dengan ketua wilayah BPI Sumut Mayor Jhonson Situmorang agar dapat membentuk tim melakukan sampling data di PDAM Tirta Lihou,” tegasnya.

Ketua BPI wilayah Sumatra Utara Mayor (Purn) Jhonson Situmorang mengatakan siap menjalankan pesan dari Ketua Umum Rahmad Sukendar.

” Saya kira arahan dan perintah nya sudah jelas ya. Panglima tertinggi kami ketua umum BPI Bapak Tubagus Rahmad Sukendar telah menginstruksikan saya untuk berkolaborasi dengan Dir Investigasi Pak Darma untuk menelusuri dan menyoroti PDAM Tirta Lihou. Saya akan segera membentuk tim khusus Investigasi dari wilayah menyikapi intruksi pimpinan tertinggi kami,” tegasnya.

Dir Investigasi dan Intelijen BPI KPNPA RI Sari Darma Sembiring, SE mengatakan dirinya senang dapat perintah turun ke Sumatra Utara dan akan berkolaborasi dengan ketua BPI wilayah Sumut Mayor (Purn) Jhonson Situmorang.

” Sebelumnya kami sudah mendapatkan laporan terkait dugaan korupsi disana dari orang yang pernah jadi bendahara inisial nya “N”. Yang pasti pertama kita akan lakukan korespondensi, kita akan Surati PDAM Tirta Lihou. Setelah mereka menanggapi surat balasan korespondensi, saya akan lanjutkan kordinasi ke ketua wilayah BPI Sumut Pak Mayor Jhonson. Senang rasanya bisa berduet sama beliau dalam misi Investigasi di Simalungun,” ucapnya. (RED)