Hukum & KriminalKalbar

Seorang Pria Pedagang Buah di Kubu Raya Jadi Korban Penikaman

480
×

Seorang Pria Pedagang Buah di Kubu Raya Jadi Korban Penikaman

Sebarkan artikel ini
Ilsutrasi.

Kubu Raya, PilarAktual.com – Seorang pria pedagang buah bernama Sulai (44), warga Jalan Cabang Kiri, RT 14 RW 01, Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, menjadi korban penikaman menggunakan senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah kafe di Jalan Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, pada Sabtu (30/11/2024).

Akibat insiden ini, korban mengalami luka parah dan harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Soedarso Pontianak untuk mendapatkan perawatan medis.

Kejadian Penikaman yang Menghebohkan Warga

Kejadian penikaman ini berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurut saksi mata, suasana di lokasi kejadian mendadak berubah mencekam ketika terdengar suara keributan di halaman depan Kafe Kopi Kenangan.

Tak lama kemudian, terlihat korban tergeletak di tanah dengan luka parah. Warga dan pengunjung kafe yang berada di lokasi langsung berhamburan keluar untuk melihat apa yang terjadi.

Video amatir yang merekam momen pasca-penikaman pun dengan cepat menyebar di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat korban terbaring dengan luka menganga di bagian perut.

Baca Juga :  AKBP Handoko Sanjaya Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek Ratatotok

Video ini memicu kehebohan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat Kubu Raya, terutama para pedagang di kawasan itu.

Pelaku Masih Buron

Diketahui, pelaku berinisial SPK (60) langsung melarikan diri setelah menikam korban.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait motif maupun perkembangan penanganan kasus ini.

Namun, aparat dari Polsek Sungai Raya telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.

Menurut informasi awal dari beberapa saksi di lokasi, pelaku dan korban sempat terlihat terlibat adu mulut sebelum akhirnya insiden penikaman terjadi.

Namun, apa yang menjadi pemicu perselisihan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Korban dalam Penanganan Medis

Sulai, yang sehari-hari dikenal sebagai pedagang buah, kini berada dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Soedarso Pontianak.

Kondisinya dilaporkan kritis akibat luka tusukan yang cukup dalam di bagian perut.

Tim medis masih berupaya keras untuk menyelamatkan nyawa korban.

Keluarga korban yang dihubungi oleh wartawan mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini. Mereka berharap pelaku segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Polres Ketapang Hadir di Tengah Warga, Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Gratis Siap Konsumsi

“Kami hanya ingin pelaku bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan kepada keluarga kami,” ujar salah satu kerabat korban yang enggan disebutkan namanya.

Respons Masyarakat dan Aparat

Peristiwa ini mendapat perhatian luas dari masyarakat Kubu Raya, terutama setelah video yang merekam insiden tersebut viral di media sosial.

Banyak warganet yang mengecam tindakan pelaku dan berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap motif di balik kejadian ini.

Beberapa warganet juga menyuarakan pentingnya keamanan di ruang publik untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Di sisi lain, aparat keamanan kini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Kepala Kepolisian Resor Kubu Raya, yang dihubungi untuk memberikan tanggapan, belum memberikan pernyataan resmi.

Namun, sumber internal menyebutkan bahwa tim gabungan telah dikerahkan untuk melacak keberadaan pelaku yang kabur.

Imbauan untuk Masyarakat

Kepala Desa Teluk Kapuas, tempat korban tinggal, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum tentu benar terkait insiden ini.

Baca Juga :  Polres Ketapang Gunakan Campuran Air dan Cairan X-Fire untuk Pemadaman Karhutla di Muara Pawan

“Kita percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menangani kasus ini. Kami juga meminta warga untuk tetap waspada dan saling menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan video maupun gambar kejadian yang dapat menimbulkan kepanikan lebih lanjut.

“Fokus kami adalah menangkap pelaku dan memastikan korban mendapatkan keadilan,” tegas seorang petugas yang bertugas di lokasi.

Menanti Pengungkapan Motif

Hingga saat ini, pertanyaan besar tentang motif pelaku melakukan aksi penikaman tersebut masih belum terjawab.

Apakah insiden ini dipicu oleh konflik pribadi, dendam, atau faktor lainnya?

Masyarakat Kubu Raya berharap kasus ini dapat segera terungkap demi mengembalikan rasa aman di wilayah tersebut.

Perkembangan lebih lanjut dari kasus ini akan terus dipantau oleh tim redaksi.

Publik berharap, dengan kerja cepat dan profesional aparat kepolisian, pelaku dapat segera diamankan dan memberikan kejelasan atas tindakan keji yang telah merenggut kenyamanan masyarakat.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow