Sebanyak 39 ASN Bakal Diberikan Sangsi Tegas

  • Whatsapp

LABUHA, PilarAktual.com – Sebanyak 39 Orang Pengawai Negeri Sipil (ASN) yang terlibat Politik Praktis Pada Pilkada Serantak Tahun 2020 lalu. Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Bakal menindaklanjuti Rekomemdasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sebagai Pemerintah daerah Halmahera Selatan (Halsel) akan menindaklanjuti Rekomendasi KASN terkait Netralitas Pegawai Negeri Sipil (ASN) Pada Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Halmahera Selatan Tahun 2020,” Ujar Bupati Halsel Usman Sidik kepada media ini, (17/6/2021)

Bacaan Lainnya

Hal ini sebagaimana dalam menjalankan tugas pelayanan Publik, tugas Pemerintahan dan tugas Pembangunan, ASN/PNS diharapkan menjaga netralitas dan pengaruh partai politik untuk menjamin keutuhan, kekompakan dan Persatuan ASN, yang dalam undang-undang nomor 5 tahun 2015 Tentang Aparatur Sipil Negara.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Fadjri Subhi Kambey, mengatakan bahwa, berdasarkan data yang telah diterima dari KASN ada terdapat 39 ASN/PNS Kabupaten Halmahera Selatan yang terlibat politik praktis pada pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020.

Menurutnya, sesuai ketentuan peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017, Tentang Menejmen Pegawai Negeri Sipil. Olehnya itu untuk sejumlah ASN/PNS yang terlibat politik praktis dan telah mendapatkan rekomendasi dari KASN, dalam waktu dekat akan dikenakan sangsi disiplin sedang dan Berat. Untuk jenis pelanggaran hukuman disiplin sedang dapat berupah penundaan kenaikan gaji selama setahun, kemudian penundaan kenaikan Pangkat selama setahun dan penurunan Pangkat setingkat lebih rendah.

Sementara jenis pelanggaran disiplin berat akan dikenakan sangsi penurunan Pangkat setingkat lebih renda selama 3 tahun, Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih renda, pembebasan dari jabatan dan pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai ASN/PNS dan Pemberhentian dengan hormat sebagai ASN/PNS,” Jelasnya. (Red)