Sambut Wamendag, Bupati Zahir Pakaikan Kain Songket Khas Batu Bara

  • Whatsapp

BATU BARA, PilarAktual.com – Bupati Batu Bara Ir. H Zahir, M.AP didampingi Ketua DPRD M. Safi’i, Sekdakab H. Sakti Alam Siregar dan Kepala Dinas Pemkab Batu Bara menyambut kedatangan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Republik Indonesia Dr. Jerry Sambuaga berserta rombongan di Aula Rumah Dinas Bupati, Komplek Tanjung Gading, Kecamatan Seisuka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Jum’at (9/4/2021)

Agenda Kunjungan kerja Wamendag tersebut diantaranya membahas badan pengawasan perdagangan berjangka komoditi, dan tindak lanjut potensi pelaksanaan sistem resi gudang (SRG).

Bacaan Lainnya

Dalam penyambutan kedatangan, Bupati Batu Bara memakaikan kain songket dan tengkuluk khas kabupaten Batu Bara kepada wakil menteri perdagangan Dr. Jerry sebagai tanda kehormatan.

” Saya dan pemerintahan Kabupaten Batu Bara menyampaikan rasa terimakasih atas kedatangan Bapak Wakil Menteri Perdagangan RI di Kabupaten Batu Bara. Dengan kedatangan Bapak Wamen Perdagangan RI akan membawa keuntungan bagi Masyarakat Kabupaten Batu Bara,” ujar Bupati Ir. H Zahir

Bupati menambahkan, bahwa di Kabupaten Batu Bara memiliki potensi dibidang Industri, dibidang pertanian dan perikanan juga memiliki potensi yang sangat besar. Walaupun pertanian dan perikanan memiliki produksi yang besar, tetap saja para petani dan nelayan belum sejahtera dikarenakan adanya para tengkulak, pasar yang belum memenuhi kapasitas yang baik serta adanya penyimpanan hasil dari pertanian dan perikanan yang memadai.

Menurutnya, dengan kedatangan Bapak Wamen perdagangan RI, semua permasalahan yang terjadi di bidang pertanian, perikanan dan pasar mudah mudahan akan memberikan solusi. Dengan harapan para petani dan nelayan semakin sejahtera dan perekonomian masyarakat kabupaten Batu Bara semakin baik.

Wakil Menteri Perdagangan RI Dr. Jerry Sambuaga mengatakan, Rencana pembangunan Sistem Resi Gudang (SRG) Kabupaten Batu Bara yakni beras, cabai dan ikan hasil laut, melalui Anggaran Kementerian Perdagangan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Tahun 2022.

Dijelaskannya potensi SRG di Kabupaten Batu Bara pantas kita dukung, dengan komoditi beras untuk kegiatan Food Station yang direncanakan akan dibangun di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Limapuluh.

“ Selain itu SRG ikan dalam bentuk Cold Storage yang direncanakan akan dibangun di Desa Bandar Rahmat Kecamatan Tanjung Tiram. Serta Rencana Pembangunan Pasar Induk yang Terintegrasi dengan sektor terkait lainya di Kecamatan Tanjung Tiram melalui Program Kegiatan/Anggaran Kegiatan Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tahun 2022,” sebut Wamen.

Menurutnya, Resi Gudang merupakan instrumen yang memberdayakan petani, dimana komoditi yang dihasilkan mampu memberikan nilai ekonomis dalam bentuk nilai penjamin, yang dapat dipergunakan untuk memperoleh kredit dari bank dan lembaga keuangan non bank.

” Kalau kita lihat potensi komoditas di Kabupaten Batubara cukup luar biasa, seperti gabah dan cabe, namun kita harus saling bekerjasama dengan pemerintah daerah, Maka bisa kita lakukan pembangunan gudang dan diolah swasta dengan bekerjasama oleh pihak bank,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Sistem Resi Gudang dengan UU No 9 tahun 2011 Sistem Resi Gudang adalah salah satu instrumen pembiayaan yang mempunyai kepastian hukum, menjamin dan melindungi kepentingan masyarakat kelancaran arus barang, episiensi biaya distribusi barang serta mampu menciptakan bidang usaha yang dapat lebih mendukung laju pembangunan nasional. (HSR)

Pos terkait