MitraPeristiwaReligi

Remly Kandoli: Taman Paskah Adalah Wujud Iman dan Kreativitas Jemaat

679
×

Remly Kandoli: Taman Paskah Adalah Wujud Iman dan Kreativitas Jemaat

Sebarkan artikel ini

Mitra, PilarAktual.com – Meski perayaan Paskah telah berlalu, suasananya masih terasa hangat di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Hal ini terlihat dari kegiatan Lomba Taman Paskah yang digelar oleh Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Ratahan, Rabu (16/4/2025) malam.

Sebanyak sembilan jemaat dari wilayah pelayanan Ratahan ikut ambil bagian dalam lomba tersebut. Jemaat yang berpartisipasi antara lain Jemaat Anugerah Lowu Satu, Jemaat Sion Lowu Dua, Jemaat Sentrum Dame Tosuraya, Jemaat Musoma Tosuraya Barat, Jemaat Mapakamang Tosuraya Selatan, Jemaat Imanuel Wawali, Jemaat Humilir Wawali Pasan, Jemaat Syaloom Rasi, dan Jemaat Solafide Rasi Satu.

Menariknya, lomba ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas, namun juga sarat dengan nilai-nilai spiritual.

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Resmikan Relokasi 20 KK, Warga Terima Rumah dan Bantuan Modal Usaha

Ketua H2RG Wilayah Ratahan sekaligus anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Capt. Remly Kandoli, Mar., dipercaya sebagai salah satu tim penilai bersama para ketua H2RG jemaat se-Wilayah Ratahan.

Dalam keterangannya, Kandoli menjelaskan bahwa terdapat lima kriteria utama dalam penilaian lomba taman Paskah. Pertama, unsur teologis.

Setiap taman dinilai dari bagaimana unsur spiritual seperti kehadiran tubuh Tuhan Yesus, salib, kubur, dan bukit digambarkan secara simbolis.

“Kedua, kami menilai kolaborasi antara elemen-elemen utama seperti tubuh Yesus, salib, kubur, dan bukit yang membentuk narasi Paskah secara utuh,” jelasnya.

Ketiga, kelengkapan isi taman Paskah menjadi poin penting.

Kisah yang tergambar harus memuat perjalanan Tuhan Yesus mulai dari hukuman mati, kematian di kayu salib, hingga kebangkitan-Nya.

Baca Juga :  PT ASA Serahkan 20 Rumah Relokasi di Kotabunan, Warga Dapat Modal Usaha Rp 10 Juta

Keempat adalah tampilan ornamen dan kreativitas.

Setiap taman dinilai berdasarkan ide artistik serta eksekusi dekoratifnya.

Kelima, keindahan taman saat dilihat pada siang maupun malam hari juga menjadi poin penilaian.

Menurut Kandoli, lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini bertujuan membangun kebersamaan dan mempererat relasi antar jemaat.

Taman Paskah juga menjadi media pembelajaran iman bagi warga gereja, khususnya generasi muda.

“Diharapkan taman Paskah ini bisa menjadi cara visual yang kuat untuk menceritakan penderitaan dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus,” ujar Kandoli.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan gereja dan tokoh jemaat, antara lain Ketua BPMW Ratahan Pdt. Jus Julius Talumantak, M.Th, Apolos Kawenas, S.Pd, Meksi Sahensolar, S.Pd, Ronald Sahelangi, dan Norma Kolinug Kaumpungan, M.Pd.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Oskar Manoppo Tekankan Tiga Pilar Karakter Generasi Muda

Melalui kegiatan ini, BPMW Ratahan ingin memastikan bahwa pesan Paskah tak hanya dirayakan secara liturgis di gereja, tapi juga diwujudkan dalam kehidupan nyata jemaat melalui karya seni dan kebersamaan.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow