Hari Jadi Kabupaten Halmahera Selatan

Ponakan Gubernur Maluku Utara Terancam

Ponakan Gubernur Maluku Utara Terancam

LABUHA, PilarAktual.com – Nampaknya perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang di tangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimus) Polda Maluku Utara sudah ada titik terang.

Pasalnya, kasus dugaan korupsi yang diduga menyerat Ponokan Gubernur Maluku Utara yang juga Mantan Bupati Halsel itu kasusnya, suda naik penyelidikan ke Penyidikan.

Bahkan kasus ini, Tim Penyidik Ditreskrimsus juga sudah memeriksa beberapa saksi termasuk Mantan Bupati Halsel, Bahrain Kasuba dan Wakil Bupati Halsel Iswan Hasjim belum lama ini. Sehingga, tinggal menunggu Hasil Audit Penghitungan kerugian keungan negara oleh Badan pengawasan keungan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku Utara.

Sementara itu, Kordinator Pengawasan Investigasi BPKP, Her Notoraharjo menyatakan, Operasional Bupati dan Wakil Bupati Halsel tengah di proses. Herno mengaku, Bukti-bukti lain sudah dilengkapi tinggal menunggu proses penghitungan kerugian keuangan negara.

“Tim sementara bekerja di lapangan, Jika sudah selesai maka akan di serahkan ke Ditreskrimsus Polda Maluku Utara,”Kata Her Notoraharjo kepada wartawan baru-baru ini.

Sekedar diketahui, Kasus Dana Operasional Bupati dan Wakil Bupati senilai Rp 4.507.151.500 mencuat ketika masa transisi kepemimpinan dari Bupati Bahrain Kasuba dan Wakil Bupati Iswan Hasjim ke Bupati Hi Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba sejak Januari hingga Mei 2021.(Tim/Red)