Mitra, PilarAktual.com – Aparat Kepolisian Resor Minahasa Tenggara (Polres Mitra) terus memperketat pengejaran terhadap para pelaku kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Bronjong, Kecamatan Ratatotok.
Hingga kini, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) berhasil menambah tiga tersangka baru, sehingga total pelaku yang telah diamankan mencapai 13 orang.
Penangkapan terbaru ini menegaskan keseriusan aparat dalam menuntaskan perkara yang sempat mengguncang keamanan wilayah tersebut.
Kapolres Minahasa Tenggara, AKBP Handoko Sanjaya, menegaskan bahwa operasi penegakan hukum belum berhenti.
Sejumlah nama lainnya masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan diketahui telah melarikan diri hingga ke luar daerah.
“Perburuan belum berakhir. Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang identitasnya sudah kami kantongi,” ujar Handoko kepada wartawan.
Dalam pengungkapan terbaru, satu tersangka berinisial FR terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur karena berusaha melawan petugas saat hendak diamankan.
Sementara dua tersangka lainnya, masing-masing berinisial AS dan A, memilih menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
Menurut Kapolres, FR ditangkap di wilayah Tomohon, sedangkan AS dan A datang secara sukarela ke aparat kepolisian setelah mengetahui intensitas pengejaran yang semakin diperketat.
Handoko menyampaikan peringatan keras kepada para pelaku yang masih buron.
Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Minahasa Tenggara.
“Kami mengimbau seluruh DPO untuk segera menyerahkan diri. Jika tidak, kami akan melakukan penangkapan dengan tindakan tegas sesuai prosedur di lapangan,” katanya.
Penanganan kasus pembunuhan di Bronjong, Ratatotok ini menjadi prioritas utama Polres Mitra.
Seluruh personel Sat Reskrim dikerahkan untuk menyisir kemungkinan lokasi persembunyian para pelaku yang tersisa.
Selain upaya kepolisian, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
Warga diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan para pelaku buronan.
“Kami berkomitmen menyelesaikan kasus ini hingga tuntas. Dukungan masyarakat sangat penting agar situasi keamanan dan ketertiban di Ratatotok kembali kondusif,” tutup Handoko.
















