Bolmong, PilarAktual.com – Jadwal buka tutup ruas jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kotamobagu – Kaya tepatnya di Desa Komangaan, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) yang di berlakukan sejak Senin, 27 Desember 2021 Pekan lalu, sampai sekaran masih berjalan sesuai presedurnya.
Adapun sistem buka tutup itu masih tetap diberlakukan karena hingga saat ini sedang dalam pekerjaan penanganan longsor beberapa hari lalu yang ada disekitar desa tersebut.
Dalam pantauan media ini, yang turun langsung di lokasi pekerjaan longsor pada hari Sabtu, 22 Januari 2022 petugas pekerja terlihat sangat lambat dalam penanganan pekerjaan tersebut.
Masyarakat sudah banyak mengeluh dan merasa terganggu khususnya penguna jalan setiap hari yang melintas dijalan tersebut. Seperti pekerja kantoran, ASN dan Anak Sekolah.
Tambah lagi, diduga ada oknum petugas yang memanfaatkan situasi tersebut dalam melakukan pungutan liar (Pungli) kepada beberapa masyarakat yang ingin melintasi jalan yang lagi di tutup portal.
Masyarakat yang enggan di sebutkan namanya, merasa petugas yang menjaga portal pilih-pilih kasih, jika melintasi jalan yang lagi di tutup di mintai uang lewat.
“Saya mau ke Kotamobagu, istri lagi persiapan melahirkan di salah satu rumah sakit yang ada di kota ijinkan saya lewat karena ini darurat istri saya lagi menunggu saya, mau bersalin (melahirkan). Dengan sangat arogan petugas portal tersebut memarahi dan membentak,” ucapnya
Di tempat yang sama jelang beberapa menit terlihat beberapa kendaraan mobil bisa melewati jalan yang lagi di tutup portal di jam 10:23 padahal belum waktunya di buka jalan tersebut.
“Saya masih duduk dan bersabar menunggu jam 12:00 wita, waktu yang di tentukan buka portal,” tutupnya dengan nada Sabar.
Hinggaberita ini di publis, wartawan media ini akan terus terus mengkonfirmasi kepada pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang sampai saat ini masih belum mendapatkan respon lewat via telepon seluler mapun pesan whatsApp.
Penulis: Stinki Mamonto ǀ Editor: Redaksi















