Samosir, PilarAktual.com – Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si bersama Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, SE, M.AP melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Desa Janji Martahan, Samosir, pada Sabtu, 22 Maret 2025.
Kegiatan yang penuh dengan suasana kebersamaan ini, menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat, khususnya di desa yang dikenal dengan mayoritas masyarakat Batak Islam.
Safari Ramadhan ini menjadi yang kelima kalinya bagi Baharuddin, yang sudah rutin melaksanakannya sejak sebelum menjabat sebagai Bupati Batu Bara.
Desa Janji Martahan sendiri terletak di wilayah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, dengan jumlah penduduk yang tergolong kecil, yakni sekitar 36 kepala keluarga.
Meskipun jumlah penduduknya tidak banyak, namun desa ini memiliki nilai historis yang penting, karena terdapat sejumlah keluarga yang berasal dari Kabupaten Batu Bara.
Hal ini menjadi salah satu alasan utama bagi Bupati Batu Bara untuk hadir langsung dalam rangka menjaga hubungan baik dan mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat di daerah tersebut.
Acara dimulai dengan berbuka puasa bersama masyarakat, dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah. Setelah itu, Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara bersama masyarakat setempat melaksanakan sholat Isya dan Tarawih berjamaah.
Keikutsertaan Bupati dan Wakil Bupati dalam ibadah tersebut menunjukkan kedekatan mereka dengan rakyat, serta menegaskan bahwa meskipun berada di posisi pemerintahan, mereka tidak lupa akan pentingnya kebersamaan dan spirit keagamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga silaturahmi, apalagi di bulan yang penuh berkah ini.
“Semoga yang minoritas ini tetap menjaga silaturahmi dan terus menjaga tali persaudaraan yang erat agar tidak menjadi perpecahan diantara ras, suku, dan agama,” ujar Baharuddin dengan penuh harapan agar masyarakat terus menjaga keharmonisan dalam perbedaan.
Bupati Batu Bara juga menyampaikan harapannya agar kegiatan Safari Ramadhan ini dapat terus mempererat tali persaudaraan antara warga, baik yang berasal dari Kabupaten Batu Bara maupun masyarakat lokal yang berada di Desa Janji Martahan.
Menurutnya, selain sebagai ajang untuk berbuka puasa dan beribadah bersama, Safari Ramadhan juga menjadi salah satu cara untuk menguatkan hubungan antarwarga, yang pada akhirnya dapat menciptakan suasana kondusif dan saling mendukung dalam segala aspek kehidupan.
Acara Safari Ramadhan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Beberapa di antaranya termasuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo), Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kasatpol PP, Kepala Dinas UMKM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta camat dari beberapa kecamatan di Batu Bara, seperti Camat Datuk Tanah Datar, Camat Lima Puluh, Camat Talawi, Camat Air Putih, dan Camat Sei Balai.
Kehadiran mereka semakin menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud nyata dari perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya dalam membina hubungan yang harmonis.
Pada kesempatan itu, para pejabat yang hadir tidak hanya ikut berbuka puasa dan melaksanakan ibadah bersama, tetapi juga turut berinteraksi dengan masyarakat setempat.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan yang terjalin antara pemerintah daerah dan masyarakat, yang tidak hanya terbatas pada urusan administrasi atau formalitas, tetapi juga pada sisi kemanusiaan yang lebih mendalam.
Safari Ramadhan yang diadakan oleh Bupati Batu Bara ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama.
Bupati Baharuddin Siagian menyadari bahwa Kabupaten Batu Bara terdiri dari masyarakat yang majemuk, baik dari sisi agama, suku, maupun budaya. Oleh karena itu, menjaga silaturahmi dan saling menghormati antarwarga sangatlah penting untuk mewujudkan kabupaten yang damai dan sejahtera.
Bupati Batu Bara juga menekankan pentingnya saling mendukung antarumat beragama dalam menciptakan kedamaian di daerah.
Menurutnya, melalui semangat kebersamaan dan saling menghormati, perbedaan yang ada justru bisa menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang lebih baik.
Oleh karena itu, Safari Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk menyatukan warga, menyampaikan pesan kedamaian, serta mengajak mereka untuk terus menjaga hubungan yang harmonis.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.
Dalam suasana kekeluargaan yang tercipta selama Safari Ramadhan, banyak warga yang merasa lebih leluasa untuk berdialog dan menyampaikan kebutuhan serta harapan mereka.
Hal ini menjadi salah satu cara bagi pemerintah daerah untuk lebih dekat dengan rakyat, serta mendengarkan langsung keluhan atau masukan yang dapat dijadikan acuan dalam perbaikan pelayanan publik di masa depan.
Safari Ramadhan ini juga mencerminkan pentingnya acara yang melibatkan semua kalangan dalam masyarakat.
Di samping sebagai kegiatan keagamaan, acara seperti ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi secara langsung dengan pemerintah.
Kehadiran para pejabat daerah, serta Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara, memperlihatkan bahwa perhatian terhadap umat tidak hanya terbatas pada program-program besar atau formal, tetapi juga dalam kegiatan-kegiatan yang lebih sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Dengan kegiatan Safari Ramadhan yang rutin dilaksanakan, diharapkan hubungan antara masyarakat dan pemerintah dapat semakin erat, serta terjalin komunikasi yang baik untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh warga Kabupaten Batu Bara.
















