HUT RI PEMKAB HALSEL
Kalbar  

PENGIBARAN 1000 BENDERA MERAH PUTIH* PADA PERINGATAN HUT RI KE-77 Di Waterfroncity Shenghie Pontianak

Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) adalah momentum bersejarah bagi bangsa ini, perjuangan merebut Kemerdekaan memerlukan pengorbanan Jiwa Raga, Harta Benda dan memerlukan Semangat para Pejuang-pejuang Bangsa kita Saat itu.

Kita sebagai Putra-putri Bangsa penerus Bangsa harus terus menjaga serta merawat semangat kebangsaan yang telah diperjuangkan para pendahulu dan pendiri Bangsa ini dengan tetap menjaga Persatuan serta Kesatuan dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Salah satunya adalah menghormati dan menghargai hasil perjuangan Para Pendiri Bangsa ini dengan memperingati momen-momen hari Kebangsaan kita, Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) adalah salah satu wujud menghargai dan merawat “Rasa Kebangsaan dan Nasionalime” kita semua.

Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) tersebut seiring dengan Himbauan Pemasangan Bendera selama 1 (Satu) Bulan Penuh dimulai 1 Agustus hingga 31 Agustus.

Masih ada warga yang mungkin lupa atau terlewatkan momentum ini, maka Kami Ikatan Alumni Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (IKAL TAPLAI LEMHANAS RI) Kalimantan Barat Angkatan 2 menggagas Gerakan Pemasangan 1000 Bendera Merah putih di Waterfront City (Shenghie) sebagai Ikon Wisata Benua Melayu Laut (BML) sebagai Titik awal Gaung Semangat Nasionalisme Masyarakat Indonesia khusunya di Kalimantan Barat.Sabtu 13 Agustus 2022

Alasan dilaksanakan di Kota Pontianak adalah, ditengah hiruk pikuknya serta kesibukan warga di tengah-tengah kota kita tumbuh kembangkan Rasa Nasionalisme terutama di Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI).

Pada Tanggal 17 Agustus 2022 IKAL TAPLAI LEMHANAS RI ANGK II KALBAR bersama PERKUMPULAN MERAH PUTIH (PMP) Kalimantan Barat juga melaksanakan Upacara Bendera secara Mandiri dengan diikuti -+ 300 Peserta dengan menggunakan baju adat dan organisasi kepemudaan sebagai wujud Persatuan serta Kesatuan dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Harapannya adalah terjaga terus Rasa Nasionalisme serta penghargaan kepada Para Pejuang dan Pendiri Bangsa dengan tetap mengimplementasikan Wawasan Kebangsaan Dan tetap menjaga Persatuan serta Kesatuan dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).(Tim liputan)