Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) menegaskan komitmennya dalam mendukung program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2026.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan advokasi yang digelar Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Manado, Kamis (9/4/2026), bertempat di Kantor Bupati Mitra.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Fredy Tuda, yang hadir mewakili Bupati Ronald Kandoli.
Dalam kesempatan tersebut, Tuda membacakan sambutan tertulis Bupati yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor demi keberhasilan program tersebut.
Dalam sambutannya, pemerintah daerah menegaskan dukungan penuh terhadap implementasi GERMAS SAPA sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Program ini dinilai strategis karena tidak hanya menyasar pola hidup sehat, tetapi juga menitikberatkan pada kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan berkualitas.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BBPOM di Manado serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera melalui penyediaan pangan yang aman,” ujar Tuda saat membacakan sambutan.
Ia juga berharap kegiatan advokasi ini mampu memperkuat koordinasi lintas sektor, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis yang lebih konkret di lapangan.
Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci dalam menentukan titik intervensi yang tepat guna menyasar kebutuhan masyarakat secara langsung.
Sementara itu, Kepala BBPOM di Manado, Hermanto, menjelaskan bahwa program GERMAS SAPA di Kabupaten Mitra akan difokuskan pada tiga sektor utama, yakni desa, sekolah, dan pasar.
Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki peran penting dalam membentuk pola konsumsi masyarakat yang sehat dan aman.
“Ada tiga kegiatan intervensi yang kami lakukan, yaitu di tingkat desa, sekolah, dan pasar. Ini merupakan titik strategis untuk memastikan edukasi keamanan pangan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” kata Hermanto.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaannya nanti akan dibentuk kader-kader di masing-masing sektor tersebut.
Para kader ini akan menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan pola hidup sehat serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan yang aman.
“Kader-kader ini nantinya akan bergerak secara mandiri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Harapannya, kesadaran ini bisa tumbuh dari dalam komunitas itu sendiri,” tambahnya.
Kegiatan advokasi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Phebe Punuindoong, Asisten Administrasi Umum Elly Sangian, perwakilan Kementerian Agama Mitra, Direktur Utama PD Pasar Mitra, serta undangan lainnya.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, BBPOM, dan berbagai pihak terkait, diharapkan program GERMAS SAPA dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara.
















