DaerahMaluku UtaraPemerintahan

Pemkab Gandeng Kemenag Gelar BPPCP, Ketua TP-PKK Halsel: Mental Generasi Muda Menuju Pernikahan Harus Siap

254
×

Pemkab Gandeng Kemenag Gelar BPPCP, Ketua TP-PKK Halsel: Mental Generasi Muda Menuju Pernikahan Harus Siap

Sebarkan artikel ini
Foto Istimewa: (Ketua TP-PPK Hj Eka Dahliani Abusama)

LABUHA, PilarAktual.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan, Maluku Utara gandeng Kementerian Agama (Kemenag) Halsel menggelar Bimbingan perkawinan pranikah dan calon pengantin (BPPCP).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Halmahera Selatan Hi Usman Sidik dan dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Malut Amar Manaf ini dilaksanakan di aula kantor Bupati Halsel, nampak dihadiri oleh para siswa, mahasiswa dan pemuda se Halsel, para pimpinan SKPD serta organisasi wanita se- Halsel, juga Ibu ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Halmahera Selatan Hj Eka Dahliani Usman dengan memberikan sejumlah pesan untuk anak muda Halmahera Selatan.

Kegiatan ini dengan Tema “Dalam Upaya mewujudkan keluarga Sakinah, Mawadah, Warahmah dan Untuk percepatan penurunan Angka Stunting dari Hulu kepada Calon Pengantin di Bumi Saruma”, Senin (20/2/2023).

Usai kegiatan, Ketua TP-PPK Halmahera Selatan mengatakan, bimbingan pranikah ini adalah langkah yang tepat untuk mencegah masalah generasi muda sebelum masuk menjalani pernikahan, karena saat ini banyak calon pengantin yang tidak siap sehingga sangat berpengaruh terhadap generasi yang dilahirkan nanti,

Baca Juga :  Wabup Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba

“Mental generasi muda yang menuju pernikahan harus siap, jika tidak sangat berpengaruh terhadap anak anaknya. Apalagi terkait dengan masaalah Stunting dan sebagainya, jadi siap dari segi mental dan lainnya sehingga melahirkan generasi yang betul betul baik,” Ujar Hj Eka Dahliani Usman kepada awak media.

Dijelaskan ketua, untuk Halmahera Selatan saat ini masih katagori sebagai Daerah di Malut dengan angka kasus Stunting yang banyak atau berada diurutan ke delapan dari 10 kabupaten/kota, dan masalah Stunting ini harus dibicarakan mulai dari sejak pranikah sehingga pencegahan bisa dilakukan,

“Jadi lewat bimbingan ini diperhatikan adalah pranikah, jadi ibu ibu yang mau menikah dan ibu ibu yang sudah menikah wajib memperhatikan menjaga gizi mulai dari sejak hamil dan dilakukan karena Stunting itu bukan soal keturunan tapi memang gizi menjadi sangat penting,” Papar Hj Eka Dahliani.

Baca Juga :  Sinergi Bupati Baharuddin dan Menko Pangan Zulkifli Hasan, Dorong Ekonomi Desa dan Kesejahteraan Masyarakat

Disisi lain, Hj Eka Dahliani Usman juga menegaskan, saat ini Tim Penggerak PKK Kabupaten Halmahera Selatan terus melakukan sosialisasi dengan melibatkan PKK kecamatan dan desa terkait dengan masalah pernikahan dini karena itu sangat berpengaruh jika pasangan pernikahan dini tidak siap secara mental,

“Untuk mencegah jangan ada pernikahan dini, desa desa terus dilakukan sosialisasi terkait dengan pernikahan dini karena rata rata ibu tidak siap Jika ibu tidak siap maka anak anaknya juga dilahirkan dengan tidak siap, Dan PKK juga menggelar 10 lomba program PKK, termasuk diantaranya adalah Pokja empat yang menangani masalah kesehatan terutama masalah Stunting,” Tuturnya.

Kepala Kemenag Provinsi Malut Amar Manaf dalam sambutannya mengatakan, Perempuan jangan menerima tanaman dari orang yang tidak bertanggungjawab, karena dampaknya diterima oleh wanita jadi harus benar benar siap bertanggungjawab

Baca Juga :  Buka Festival Sepak Bola U-10, Bupati Batu Bara Tekankan Sportivitas dan Generasi Muda Bebas Narkoba

“Generasi muda Fokus sekolah jika masih sekolah, jika tidak sibukkan diri dengan aktifitas lain,” Ucapnya.

Sementara itu, Bupati Halmahera Selatan H Usman Sidik memberikan perintah kepada dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) agar dapat memperhatikan masalah Stunting karena Halsel masih katagori sebagai Stunting masih cukup tinggi,

“Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul wajib hukumnya memberikan gizi yang baik kepada anak, mulai dari kehamilan hingga tumbuh menjadi anak,”Pungkasnya. (Tam).

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow