HUT RI PEMKAB HALSEL

Pemberhentian Sementara 15 Kades di Jamin Oleh UU, Bupati Halsel Siap Hadapi Gugatan di PTUN

Foto Istimewa: Bupati Halsel Usman Sidik didampingi Kepala Inspektorat Saiful Turuy, Staf Hukum Rahim Yasim dan Sekertaris DPMD Faris Madan.

LABUHA, PilarAktual.com- Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Hi Usman Sidik menyampaikan terkait Pemberhentian sementara 15 Kepala Desa yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi, tentunya Kami pemerintah daerah memiliki dasar yang sangat kuat.

Menurutnya, Pemberhentian sementara ke 15 kades ini sudah dijamin oleh Undang-undang, namun hal ini ada sejumlah Oknum yang sengaja menggiring dan membawa ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) untuk menggugat.

“Pada prinsipnya kami pemerintah daerah (Pemda) Halmahera Selatan sangat siap untuk menghadapi gugatan ke PTUN maupun dimana saja,” Ujar Bupati Halsel Usman Sidik didampingi Kepala Inspektorat Saiful Turuy, Staf Hukum Rahim Yasim dan Sekertaris DPMD Faris Madan dalam konferensi persnya Senin (06/12) Kemarin.

Ditegaskan Bupati Halsel, Kelima belas (15) kepala Desa (Kades) di Halmahera Selatan, dalam waktu dekat akan diproses hukum

“15 kades itu dalam waktu dekat tetap di proses hukum dan ada beberap kades yang suda di sampaikan ke kejaksaan,” Cetusnya.

Lebih lanjut bupati mangatakan, Dalam persoalan ini kami pemerintah daerah Halmahera Selatan, tidak main-main untuk menuntaskan para aktor-aktor korupsi, Karena sejumlah kades ini temuannya suda pada tingkat Final

“Berdasarkan Hasil Udit LHP dan SKTJM, bahwa mereka telah menandatangani dan mengakuinya atas temuan tersebut, namun ada dua Kades yang tidak mendatangani surat keterangan tanggungjawab Mutlak (SKTJM), Yakni Kades Laluin dan Kades Marabose,”Katanya.

Lanjut Bupati yang juga orang kosong satu di Halsel itu menuturkan, Langka tengas yang diambil oleh pemerintah daerah dalam pemberhentian sejumlah Kepala Desa (Kades) ada efek baiknya terhadap Pemda Halmahera Selatan.

“Bayangkan saja pasca ada langka tegas dalam pemberhentian sejumlah kades, pemerintah daerah Halmahera Selatan telah berhasil mengembalikan Keuanga Negara sebesar 2 Miliyar lebih pada anggaran dana Desa,”Pungkas Bupati. (Red)