Ekonomi & BisnisMitraPemerintahanPeristiwa

Mitra Siap Hadapi Krisis Fiskal! Bupati Ronald Kandoli Tekankan Efisiensi Total

1255
×

Mitra Siap Hadapi Krisis Fiskal! Bupati Ronald Kandoli Tekankan Efisiensi Total

Sebarkan artikel ini

Mitra, PilarAktual.com – Tanda-tanda pengetatan fiskal mulai terasa di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Namun alih-alih panik, Pemkab Mitra justru bergerak cepat.

Bupati Ronald Kandoli melalui Sekretaris Daerah David Lalandos memimpin rapat kerja seluruh pimpinan OPD di Kantor Bupati Mitra, Senin (20/10/2025).

Fokus utama menyusun APBD 2026 dan menyiapkan strategi menghadapi potensi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

Dalam arahannya, Sekda David Lalandos tampil lugas.

Ia menegaskan, Pemkab Mitra harus menyesuaikan langkah tanpa kehilangan arah.

“Kita harus realistis dan adaptif. Pengurangan dana transfer bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Justru ini momentum memperkuat efisiensi dan kreatif mencari sumber pendapatan lain,” ujar Lalandos dengan nada tegas.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026

Suasana rapat pun terasa intens. Setiap OPD diminta tidak hanya memotong anggaran, tapi juga memutar otak mencari inovasi baru.

Fokus diarahkan pada program yang benar-benar menyentuh masyarakat: infrastruktur dasar, pendidikan, dan pelayanan publik.

Lalandos menegaskan, setiap rupiah yang dikeluarkan harus punya dampak nyata.

“Kita pastikan belanja daerah tepat sasaran, efisien, dan akuntabel. Tidak boleh lagi ada anggaran yang tidak berdampak langsung pada rakyat,” sambungnya.

Arahan itu sejalan dengan visi Bupati Ronald Kandoli yang menempatkan stabilitas fiskal sebagai prioritas utama tahun depan.

Ia ingin Minahasa Tenggara tetap tangguh, meski transfer dana dari pusat berpotensi menurun.

Sumber internal Pemkab Mitra menyebut, dalam rapat tersebut juga dibahas beberapa langkah konkret, mulai dari efisiensi kegiatan seremonial, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga optimalisasi kerja sama dengan sektor swasta dan BUMDes.

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Tak Boleh Ada Diskriminasi Politik dalam Pilsang 2026

Selain itu, setiap OPD diminta menuntaskan rencana kerja lebih cepat agar evaluasi anggaran dapat dilakukan sebelum akhir tahun.

Dengan begitu, APBD 2026 bisa lebih realistis dan responsif terhadap kondisi nasional.

Langkah tegas ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemkab Mitra tidak sekadar bertahan, tapi siap bertransformasi.

“Setiap rupiah punya tanggung jawab sosial. Inilah waktunya kita bekerja lebih cerdas, bukan sekadar lebih keras,” tutup Lalandos.

Dengan strategi efisiensi dan inovasi yang dikawal langsung Bupati Ronald Kandoli, Minahasa Tenggara menatap 2026 bukan dengan cemas, melainkan dengan kesiapan menghadapi gelombang fiskal yang tak menentu.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  Wabup Fredy Tuda Terima Kunjungan Kementerian ESDM, Bahas Penyelidikan Mineral Logam