Kalbar

Maraknya Isu Penculikan Anak Beredar Dipesan Group Whatsapp,Polresta Pontianak Gelar Jum’at Curhat Bersama Perkumpulan Merah Putih

393
×

Maraknya Isu Penculikan Anak Beredar Dipesan Group Whatsapp,Polresta Pontianak Gelar Jum’at Curhat Bersama Perkumpulan Merah Putih

Sebarkan artikel ini

Pontianak, PilarAktual.Com – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu penculikan anak yang marak beredar dibeberapa group whatsapp,Polresta Pontianak menggelar Jum’at Curhat bersama masyarakat dari berbagai etnis di pontianak yang tergabung dalam Perkumpulan Merah Putih yang berlangsung dibalai Saji Rumah Adat Melayu Kalimantan Barat,Jl. Sutan syahrir Pontianak Kota. Jum’at (27/1/2023) pagi.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap hari jum’at ini dihadiri oleh Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K,MH,,Kasat Intel,Kasat Lantas dan beberapa pejabat dilingkungan Polresta Pontianak.

Sementara itu,hadir dalam kegiatan tersebut beberapa perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Merah Putih,diantaranya ,Majelis Adat Budaya Melayu, Dr. Firdaus Zar’in.,S.Pd,M.Si (ketua Perkumpulan Merah Putih),Dewan Adat Dayak, Ibu Veronica,Ketua IKBM Kota Pontianak, Berdi.,S.Sos,Kerukunan Masyarakat Batak, Martin Panggabean,Perkumpulan Masyarakat Banten, Cecep Supriatna,Perkumpulan Warga NTB, Ahmad,Flobamora NTT,Yohan,Kerukunan Keluarga Kawanua, Bpk. Yance Tambaritji,Simpay Seuweu,Risman,Kerukunan Bubuhan Banjar, Bpk. Repuliansyah,Paguyuban Jawa Kalbar, Bpk. Saryoko,dan Forum Komunikasi Orang Bugis, Muiin.

Baca Juga :  Melalui Festival Melayu Borneo Pontianak 2026, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Pentingnya Persatuan

Dalam kesempatan tanya jawab,ada beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh perwakilan peserta diantaranya terkait Bahwa akhir akhir ini banyak isu penculikan anak apakah di wilayah kita ada indikasi kejadian tersebut, selanjutnya ada juga masukan kepada pihak Polresta terkait penyelesaian apabila terjadi permasalahan antar kelompok masyarakat di kota pontianak agar segera diselesaikan agar tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengambil keuntungan,dan perkumpulan kami siap bersinergi dengan aparat kepolisian.Dan masukan yang terakhir untuk lebih sering mensosialisasikan Tilang Elektronik.

Menjawab pertanyaan dan masukan dari masyarakat tersebut,Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi,S.I.K, MH mengatakan, “Sampai saat ini di wilayah Kota Pontianak belum ada laporan terkait penculikan anak,beberapa informasi yang beredar digroup whatsapp masyarakat yang memuat foto atau gambar yang diduga pelaku penculikan itu hoaks atau berita bohong,tim cyber Polri akan terus memantau peredaran berita atau informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan sumbernya.

Baca Juga :  Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Jasa Raharja Perkuat Integritas dan Kepedulian dalam Pelayanan

Lanjut Adhe,Kami akan selalu aktif menginformasikan kepada masyarakat melalui akun medsos resmi Polresta Pontianak tentang informasi yang valid sumbernya dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya”.Tegas Adhe Hariadi.

Kapolresta Pontianak juga mengapresiasi kepada tokoh masyarakat,tokoh agama yang selama ini sudah berperan aktif membantu Aparat kepolisian dalam menyelesaikan kejadian konflik antar kelompok masyarakat di kota Pontianak,Tentang tilang elektronik,Dia meminta Kasat Lantas untuk lebih aktif lagi mensosialisasikannya sampai bisa difahami oleh seluruh lapisan masyarakat.Pungkasnya

(Mia/Polresta Pontianak)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow