DaerahMaluku UtaraPemerintahan

Mafia Anggaran APBD-P, Sekda dan Dua OPD Terancam di Nonjob

431
×

Mafia Anggaran APBD-P, Sekda dan Dua OPD Terancam di Nonjob

Sebarkan artikel ini

MALUT, PilarAktual.com – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara diduga kuat sengaja melakukan mafia anggaran dengan mengelabui Pimpinan mereka yakni Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba.

Pasalnya, Tim TPAD yang di percayakan pemerintah daerah yang pimpin sekertaris daerah (Sekda) ir Saiful Tutuy telah tega menghianati Bupati dan wakil Bupati.

Sementara informasi yang dihimpun media PilarAktual.com siang tadi, Kamis (13/10) bahwa pembahasan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P), melalui tim TAPD bersama dengan tim badan anggaran (BANGGAR) dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Halsel ditemukan dalam pembahasan tersebut ada anggaran yang dihapus dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebesar milyaran rupiah,

Baca Juga :  Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Oskar Manoppo Tekankan Tiga Pilar Karakter Generasi Muda

Padahal diketahui, anggaran tersebut merupakan anggaran yang di prioritas pemerintah daerah atas program yang terkoneksi dengan visi misi bupati dan wkil bupati, namun sengaja tidak diakomodir masuk dalam kegiatan di APBD Perubahan.

Terpisah Bupati Halmahera Selatan, Hi. Usman Sidik mengatakan, dirinya juga mengaku kaget dengan cara-cara yang dilakukan oleh TAPD dan Banggar DPRD. Sebab, dirinya intens mengawal setiap pembahasan anggaran tetapi masih juga sengaja dilakukan oleh bawahannya.

“Ini tidak lagi menjadi rahasia umum, karena itu saya akan bentuk tim independen guna melakukan pemeriksaan terhadap bawahannya yakni Sekretaris Daerah (Sekda), Saiful Turuy, Kadis DPKAD, Aswin Adam, Kepala Balitbangda, Muhammad Thahrim Imam. Sebab mereka sebagai tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Jika dalam pemeriksaan terbukti ada mafia anggaran maka saya tidak segan-segan untuk memberikan sangksi tegas dan mecopot dari jabatannya,” Tegas Bupati Usman Sidik.

Baca Juga :  Wabup Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba

Orang nomor satu di lingkup Pemda Halmahera Selatan ini mengatakan, dirinya sudah sangat ketat melakukan pengawasan terhadap kinerja terhadap bawahannya. Tetapi masih saja diabaikan, karena anggaran dan program Pemerintah Daerah untuk kepentingan masyarakat Halmahera Selatan.

“Sangat luar biasa cara-cara yang dilakukan oleh bawahan dan ini sangat memalukan karena mengabaikan kebijakan Bupati dan Wakil Bupati,”Pungkasnya (Red)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow