DaerahMaluku UtaraNasionalPeristiwa

LSM-MU Jakarta, Sebut PT. IWIP Lalai Dan Bertanggungjawab Atas Peristiwa Ledakan Smelter

199
×

LSM-MU Jakarta, Sebut PT. IWIP Lalai Dan Bertanggungjawab Atas Peristiwa Ledakan Smelter

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, PilarAktual.com — Terkait Insiden ledakan tungku pabrik di zona smelter A milik perusahaan raksasa PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang beroperasi di Desa Lelilef Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara. Selasa pagi, (15/6/2021) sekitar pukul 05.30 WIT. Kini mendapat sorotan keras dari Ketua Lingkar Study Mahasiwa Maluku Utara (LSM-MU) Malut DKI Jakarta) Bung Alimun.

Menurutnya, Pristiwa ini bukan baru kali ini yang terdengar di telinga masyarakat Maluku Utara. Tetapi PT. IWIP adalah satu-satunya perusahan yang sudah banyak memakan korban jiwa dengan berbagai macam insiden. Seperti insiden kecelakaan lakalantas yang terjadi di lingkungan perusahan sampai dengan meledaknya tungku pabrik.

Alimun sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa hal seperti ini tidak bisa Pemerintah Maluku Utara diam membisu dan atau seolah-olah pasrah dengan situasi tersebut.
Ada dua (2) hal prinsip yang harus perlu disampaikan kepada seluruh masyarakat dan Pemerintah Maluku Utara, kemudian wajib hukumnya kita melakukan evaluasi secara kolektif,

Baca Juga :  Cegah Bentrok Susulan, Dandim 1509/Labuha Perintahkan Patroli Malam di Babang-Sayoang

“Pertama, dengan berbagai macam insiden yang terjadi bahwa PT. IWIP sangat lalai dan terkesan tidak peduli dengan keamanan, kenyamanan dan keselamatan tenaga kerja, kerana ini nyawa manusia tidak menjadi prioritas dalam aktifitas perusahan,

Kedua, PT. IWIP terkesan menghindar dan sengaja menutup semua insiden yang terjadi dalam perusahan. Itu bisa di buktikan dengan insiden ledakan tungku pabrik, ketika pihak keluarga hanya tau dari saudara-saudara yang bekerja dan itu bisa di kuatkan dengan hasil konfirmasi teman -teman media dengan pihak perusahan yang kemudian menjawab, “kami masih menunggu release resmi dari perusahan” ini sangat mencoreng harkat dan martabat umat manusa,” Tandas Bung Alimun yang juga mantan aktifis Maluku Utara itu kepada media ini, Rabu (16/6/2021)

Baca Juga :  Tutup Bimtek PAUD di Manado, Rosita Manoppo Pobela Tekankan Pentingnya Pencegahan Stunting Sejak Dini

Lanjut Alimun yang juga Putra Maluku Utara menegaskas kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar secepatnya memanggil Pimpinan PT. IWIP dan meminta klarifikasi serta melakukan evaluasi secara total.

“Jika hal itu tidak dilakukan dalam waktu yang se-singkat-singkatnya maka kami sebagai masyarakat Maluku Utara yang akan mengevaluasi dengan cara kami sendiri,” Tegas Alimun.

Sekedar diketahui, sementara berita di publis media Pilaraktual.com. Masi berupaya konfirmasi ke Pihak PT.IWIP. (Red)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow