Kinerja Kapolda Banten Diapresiasi Dan Akan Mendapatkan Penghargaan Dari BPI KPNPA RI

  • Whatsapp

BANTEN, PilarAktual.com – Kyai Haji Tubagus Ahmad Syadzili Wadi Ulama dan Tokoh Banten sangat mendukung pemberian penghargaan kepada Kapolda Banten Irjen Pol Drs Rudy Heriyanto Adi Nugroho, dimana dalam waktu dekat ini Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) akan memberikan Award Penghargaan kepada Kapolda Banten atas Keberanian dan keberhasilannya Memberantas Mafia Tanah dan Program Jawara Banten.

Selain itu, Kyai Haji Tubagus Ahmad Syadzili juga mengapresiasi atas keberhasilan Irjen Pol. Rudy Heriyanto Adi Nugroho dalam menindak lanjuti perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah berhasil menindak tegas para pelaku kriminal sehingga menciptakan situasi Kamtibmas yang sangat kondusif di Banten.

Bacaan Lainnya

” Sosok Irjen Pol Rudy adalah sosok pemimpin yang rahmatan lil alamin yaitu sangat dekat dan sangat menghormati ulama, beliau senantiasa mengikuti nasehat dan anjuran para ulama di banten sehingga hubungan antara umaro dan ulama di Banten sangat terjaga dengan baik dan saya pribadi mendoakan kepada Irjen Pol Drs Rudy Heriyanto Adi Nugroho bisa mendapat jabatan lebih tinggi lagi dilingkup jajaran Korps Bhayangkara,” ujar Kyai Haji Tubagus Ahmad Syadzili saat diwawancarai reporter kami, Sabtu (20/3/2021) di Banten.

Sementara, Ketua Umum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar SH, S.Sos Ketika dikonfirmasi via seluler nya juga memberikan apresiasi luar biasa kepada Kapolda Banten Irjen Pol Drs Rudy Heriyanto Adi Nugroho atas keberhasilan memberangus Mafia Tanah dengan membentuk Satgas Anti mafia tanah dan Program Jawara untuk menjamin Kantibmas kondusif di wilayah hukum Polda Banten.

” Saya ucapkan Selamat atas keberhasilan dan Respond cepat penanganan premanisme dan mafia tanah kepada Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho dalam menjalankan attensi Khusus dari Presiden RI Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas Mafia Tanah di tanah air dan langsung dibuktikan oleh Jajaran Polda Banten dengan menangkap para pelaku yang diduga Mafia Tanah. Kasus ini menjadi sangat luar biasa karena dapat diungkap dan menangkap salah satu terduga oknum yang berprofesi Pegawai Pemerintah Daerah (ASN) pun ada yang terlibat,” ucap pria yang sedang digadang-gadang menjabat anggota Dewas KPK.

Untuk itu, kata dia, BPI KPNPA RI dalam waktu dekat akan memberikan Anugerah Plakat dan Piagam Penghargaan kepada Kapolda Banten atas Prestasi yang telah ditorehkan. Pihaknya selalu memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pejabat baik birokrat ataupun aparatur penegak hukum terkait prestasi kinerja dalam penegakan hukum.

” BPI KPNPA RI sudah bersurat kepada Kapolda Banten untuk meminta waktu jadwal penyerahan piagam dan plakat. semoga dalam waktu dekat ini beliau sudah longgar waktu dan bisa menerima kehadiran dari BPI KPNPA RI di Mapolda Banten,” ujar Tubagus Rahmad Sukendar.

Senada dengan Rahmad Sukendar, Ketua Pembina BPI KPNPA RI Brigjen Pol Drs Erwin Charara Rusmana, SH, MH yang juga menjabat Asdep 1/5 Deputi V Kemenkopolhukam yang membidangi Penanganan Konflik dan Keamanan Nasional mengutarakan hal yang sama.

” Full Respect kepada Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho dalam Penanganan premanisme dan mafia tanah perlu diberantas hingga ke akar-akarnya. Karena ini sudah menyangkut Hak Keperdataan atas tanah masyarakat yang legal dibuat menjadi tidak legal, sedangkan yang aspal ingin dipaksakan menjadi legal,” terangnya menambahkan.

Sebelumnya, Dirkrimmum Polda Banten Kombes Pol Martry Soni telah menangkap oknum ASN yang berdinas di Kecamatan Pabuaran, Serang, Banten yang terlibat sebagai otak dan pelaku pemalsuan dokumen tanah milik korban bernama Apipah lansia selaku pemilik tanah warga kecamatan Curug Serang banten dimana dari Subdit II Bangtah Dit Kriminal Umum Polda Banten telah berhasil menangkap komplotan mafia tanah yang diotaki oleh oknum ASN.

Kapolda Banten, Irjen Pol. Rudy Heriyanto Adi Nugroho mengatakan upaya itu dilakukan untuk menindak mafia tanah yang bergentayangan dan merugikan rakyat. Satgas ini merupakan kerja sama dengan Kantor Kemen ATR/ BPN Provinsi Banten dan Kabupaten/ Kota di wilayah hukum Polda Banten. (RED)