Kapolres Kuburaya

Kedatangan Ketum DPP KNPI di Halsel Berbagi Pengalaman Hasil Kongres 2018

LABUHA, PilarAktual.com – Kedatangan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) benar-benar mengisi waktu untuk berbagi pengalaman pada hasil kongres KNPI di Bogor 2018.

Setibanya, Ketum DPP KNPI di pelabuhan Habibi, bersama Ketua OKK dan sejumlah pengurus DPP, Karateker Ketua KNPI Provinsi, Rusdi Yusup di jemput oleh Sekretaris DPD KNPI Halsel, Ananta Rizky Raya Perdana Sidik dan sejumlah pengurus.
Prosesi penjemputan menggunakan tarian adat soya-soya. Setelah itu Ketum langsung menuju Fatimah caffe makan siang bersama dan kemudian bersilaturahmi dengan pengurus DPD KNPI Halsel.

Dikesempatan silaturahmi tersebut, Ketum Haris Pertama menegaskan bahwa hasil Kongres KNPI yang sah di Bogor itu dirinya terpilih mengalahkan Noer Fahriansyah dan telah diakui keabsahan kongres oleh seluruh peserta yang hadir dalam kongres tersebut.

“Jadi, KNPI itu hanya satu maka saya pun tidak pernah merasa ada dualisme atau tigalisme KNPI di Indonesia,” Ujarnya.

Foto Istimewa: Silaturahmi Ketum DPP KNPI, Haris Pratama bersama Pengurus DPD KNPI dan OKP Cipayung.

Lanjut Pria yang juga Ketua Bidang Pemuda Majelis Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Nasional ini mengatakan, kebenaran itu pasti terungkap dan kezaliman tidak akan pernah benar.

“Sesuatu yang benar itu harus dipertahankan, bukan yang salah dianggap paling benar,” Jelas Haris.

Lebih lanjut Haris, KNPI dibawa kepemimpinan nya adalah yang benar sesuai hasil Kongres Bogor 2018 lalu, maka dirinya terus melalukan konsolidasi internal mulai dari tingkat DPD Provinsi hingga DPD Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Sejauh ini sudah 323 Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia termasuk Kabupaten Halmahera Selatan yang saya kunjungi baik menghadiri Musda maupun silaturahmi karena itu menjadi tanggung jawab saya sebagai Ketua Umum. Untuk itu saya tegaskan lagi bahwa tidak ada KNPI versi A dan B yang ada hanya KNPI pimpinan Haris Pertama,”Tandasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan