Kasus penganiyaan di Desa Tawa, Polisi menunggu pemeriksaan Saksi dan Hasil Visum

  • Whatsapp
Foto Kantor Polres Halmahera Selatan dan Bukti Laporan Polisi Dari Korban (Yakub Hi Hakim)

LABUHA, PilarAktual.com – Kasus Tindak Pidana penganiayaan di Desa Tawa Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sejak 18 Januari 2021 baru-baru ini. Resmi di Laporkan ke Polres Halmahera Selatan (Halsel), masih menunggu hasil visum korban dari Rumah Sakit Umum (RSU) Labuha.

Diketahui kronologis penganiyaan tersebut bermula saat sejumlah masyarakat Desa Tawa Kecamatan Kasiruta Timur sedang melakukan pemalangan pintu Kantor Desa. Disebabkan tidak menerima keputusan Bupati Halsel Bahrain Kasuba yang mengangkat kembali Bahtiar H. Hakim sebagai Kepala Desa.

Bacaan Lainnya

Korban (Yakub-red) yang juga kaur pemerintahan Desa mencoba menegur oknum yang melakukan pemalangan kantor. Alhasil salah satu warga setempat inisial Rl merasa tidak puas dengan larangan tersebut sehingga melakukan tindakan penganiyaan terhadap korban dengan cara mencekik leher. Akibat dari cekikan tersebut korban mengalami tiga luka gores di bagian leher korban.

Setelah kejadian itu, Esok harinya Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Halmahera Selatan dibuktikan dengan Surat Tanda Terima Laporan Nomor: STPL/05/1/2020/SPKT.

Sementara Kasat Reskrim Polres Halsel Mengatakan, Untuk Pengaduan tindak pidana kasus penganiyaan terhadap Korban Yakub Hakim (53) sudah ditindaklanjuti.

” Laporannya sudah ditindaklanjuti, dan sementara sudah dibuat undangan klarifikasi terhadap para saksi. Tinggal menunggu hasil visumnya keluar,”Kata Kasat Reskrim Said Aslan ketika dikonfirmasi wartawan melalui via pesan WhatsApp. Kami, (29/1/2021).

Dirinya juga menambahakan, Dalam beberapa hari ini pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,

” dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksan saksi,” tandasnya. (Red/plr)