Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan infrastruktur wilayah.
Salah satu buktinya terlihat saat Bupati Oskar Manoppo turun langsung meninjau proyek perbaikan ruas jalan Atoga–Mooat, jalur strategis yang menghubungkan dua wilayah penting di Boltim.
Kehadiran Bupati di lokasi pengerjaan pada Rabu (15/10/2025) bukan sekadar seremonial.
Dalam perjalanan dinasnya, Oskar Manoppo secara spontan menghentikan kendaraan dan menyapa masyarakat yang sedang berkumpul di sekitar lokasi proyek.
Dengan suasana hangat dan penuh keakraban, ia berdialog langsung dengan warga serta mendengarkan harapan mereka terhadap pembangunan yang sedang berlangsung.
Warga sekitar, terutama para petani, menyambut kedatangan Bupati dengan antusias.
Mereka mengaku bersyukur karena kondisi jalan yang selama ini rusak akhirnya mulai diperbaiki.
Salah satu petani mengungkapkan, jalan Atoga–Mooat merupakan akses utama pengangkutan hasil pertanian menuju pasar dan wilayah lainnya.
“Kalau jalan ini sudah bagus, kami tidak lagi susah angkut hasil panen. Waktu tempuh ke pasar juga akan jauh lebih cepat,” ujar seorang warga penuh harap.
Menanggapi hal itu, Bupati Oskar menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan seperti Atoga–Mooat bukan sekadar proyek fisik, tetapi wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, jalan yang layak adalah urat nadi perekonomian daerah, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
“Pembangunan ini bukan hanya tentang beton dan aspal, tapi tentang bagaimana rakyat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Oskar tegas.
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya memperluas akses antarwilayah agar mobilitas ekonomi masyarakat semakin lancar.
Dengan konektivitas yang lebih baik, hasil pertanian, perdagangan lokal, hingga aktivitas pendidikan dan kesehatan dapat terfasilitasi dengan lebih mudah.
Selain berdialog dengan warga, Bupati juga memberikan arahan kepada pihak kontraktor pelaksana agar memperhatikan kualitas pekerjaan.
Ia menegaskan pentingnya memastikan standar teknis dan ketahanan jalan, sehingga hasil pembangunan benar-benar bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Saya tidak ingin ada proyek yang hanya indah di awal tapi cepat rusak. Kualitas adalah bentuk tanggung jawab kita kepada rakyat,” tambahnya.
Bupati Oskar Manoppo juga berpesan kepada masyarakat agar turut berpartisipasi dalam mengawasi proses pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga keterlibatan warga dalam menjaga dan memelihara hasil kerja bersama.
Kunjungan mendadak ini menjadi bukti gaya kepemimpinan Oskar Manoppo yang humanis dan responsif.
Ia ingin memastikan setiap program pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat, bukan sekadar angka di laporan atau proyek di atas kertas.
“Kalau pembangunan tidak menyentuh rakyat, maka esensinya hilang. Pemerintah harus hadir, mendengar, dan memastikan hasilnya dirasakan masyarakat,” tegas Bupati.
Dengan semangat tersebut, perbaikan ruas jalan Atoga–Mooat diharapkan menjadi awal dari peningkatan infrastruktur yang lebih merata di seluruh wilayah Boltim.
Jalan yang layak diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Ketika akses terbuka, ekonomi bergerak, dan kesejahteraan meningkat di situlah makna pembangunan yang sesungguhnya,” tutup Oskar Manoppo.
















