HUT RI PEMKAB HALSEL

Indikasi Pungli Pemeriksaan Tim Investigasi, Kepala DPMD Halsel Menangis dan Bersumpah

LABUHA, PilarAktual.com – Dugaan ada indikasi pungutan liar (Pungli) di internal Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Selatan, Tim investigasi masih menunggu hasil kesimpulan untuk diserahkan ke Bupati.

Ini disampaikan anggota tim Investigasi atau staf khusus Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Dr. Muamil Sunan saat diwawancarai sejumlah wartawan di depan warung kopi ambon (Caffe) Desa Tomori, pada tanggal 11 Januari 2022 Kemarin.

Muamil mengatakan, sebanyak 6 saksi dimintai keterangan terkait informasi dugaan pungutan liar sebesar Rp 10 Juta per desa, namun hasilnya semuanya mengaku tidak mengetahui uang 10 juta per Desa .

“Pemeriksaan saksi-saksi dalam investigasi tim itu keterangan bendahara DPMD, KTU, Kabid Pengembangan Kawasan Pedesaan dan dua staf juga sekertaris DPMD Faris Hi Madan tidak mengetahui adanya praktek pungutan liar, dorang (Mereka, red) hanya menyampaikan proses dan tahapan urusan pencairan dana desa,” Jelasnya.

Dikatakan Muamil, Minggu lalu pada saat pemeriksaan atau meminta keterangan kepala DPMD pak Maslan Hi Hasan sambil meneteskan air mata dan bersumpah tidak mengetahui adanya indikasi praktek pungutan liar di internal DPMD.

“Iya, saat ini tim Investigasi meminta keterangan dari pak Maslan, beliau menangis dan bersumpah dengan membuka peci hitam dan memukul meja mengaku tak pernah menerima uang dari kepala desa juga tidak mengetahui soal indikasi praktek pungli, seketika langsung meninggalkan ruangan, makanya tidak lagi lanjut ke pertanyaan berikut,”Bebernya.

Meski begitu Muamil mengatakan, secepatnya membuat kesimpulan hasil Investigasi bersama tim berdasarkan keterangan saksi-saksi untuk segera disampaikan ke Bupati Usman Sidik.

“Kami (Tim Investigasi) akan secepatnya menyusun hasil kesimpulan Investigasi untuk diserahkan ke pak Bupati Usman Sidik, insya Allah paling cepat pada Kamis atau Jum’at hasil kesimpulan Investigasi sudah selesai langsung diserahkan ke Bupati,”Pungkasnya.

Diketahui, tim Investigasi yang dibentuk Bupati itu diketuai Rahim Yasim staf khusus Bidang Hukum, kepala Inspektorat Halsel, Chaerudin A. Rahman (Anggota) dan staf khusus bidang ekonomi dan keuangan Dr. Muamil Sunan (Anggota). (Red)