GPM Malut Desak Polda Periksa Bupati Dan Wakil Bupati Halsel

  • Whatsapp

TERNATE, PilarAktual.com — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara Didesak segara memanggil memeriksa Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba dan Iswan Hasjim atas dugaan tindak pidana korupsi Anggaran Perjalanan Dinas Tahun 2018.

Desakan Ini disampaikan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Maluku Utara. Bahwa kasus tersebut sudah resmi dilaporkan oleh Gamalama Coruption Whatc. (HCW) ke di Ditreskrimsus Polda Malut. Namun hingga sampai saat ini belum ada progres.

Bacaan Lainnya

“Jadi kasus itu sudah dilaporkan oleh GCW ke polda malut, namun sejauh ini belum ada prosesnya,”Kata Ketua DPD GPM Sartono, Halek Jumat (05/02/2021).

Untuk itu Lanjut Sartono, pihaknya meminta Polda Malut khususnya Ditreskrimsus agar lebih serius dan segera memeriksa Bupati dan Wakil Bupati Halsel.

“Polda harus periksa kedua pejabat tersebut. soal kerugian negara jangan pandang bulu dalam penegakan kasus korupsi,”Tegas Sartono.

Sekadar diketahui, dugaan Korupsi kasus uang saku perjalan dinas Bupati dan wakil Bupati Halmahera selatan Senilai Rp.3,577.000.000 TA.2018. Kasus ini mencuat setelah adanya Temuan dalam laporan Hasil Pemerikasan Badan Pemeriksaan keuangan RI pewakilan malut dengan no 18.c/LHP/XIX.Ter/S/2019.

Sementara Kabid Humas Polda, Kombes (Pol) Adip Rojikan saat dikonfirmasi belum lama ini mengaku bahwa kasus tersebut sedang dilakukan penyelidikan.

“Sudah kita minta klarifikasi pejabat terkait dengan penggunaan SPPD tersebut,”Ungkap Adip.

Perwira tiga bunga melati itu juga mengaku, tim penyelidikan Ditreskrimsus saat ini menindaklanjuti ke ahli badan Pemeriksan keungan (BPK) Perwakilan Malut untuk menghitung apakah ada kerugian dalam penggunaan dana tersebut.

“Intinya kasus tersebut tetap berlanjut. Karena sudah ditindaklanjuti ke lembaga yang berwenang soal kerugian negara,”Tandas Adip seraya menambahkan pandemi covid menjadi salah satu kendala guna lakukan proses penyelidikan ini.

Terkait hal itu, Bupati Halsel Bahrain Kasuba hendak di konfirmasi melalui Via Hendphone dengan nomor kontak. 081143……, pihaknya tidak merespon. Sehingga berita ini di publis belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. (Ut/red)