Mitra, PilarAktual.com – Perayaan Paskah dan Hari Anak GMIM tahun 2025 yang digelar Komisi Pelayanan Anak Sekolah Minggu (ASM) Wilayah Ratahan berlangsung meriah dan sarat makna.
Digelar di Gedung Gereja GMIM ‘Sentrum Dame’ Tosuraya, Sabtu (10/5/2025), acara ini menjadi momentum membangun kebersamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai iman Kristen kepada generasi muda sejak dini.
Ibadah puncak dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Ratahan, Pdt. Jus Julius Talumantak, M.Th. Dengan gaya interaktif, Pdt. Talumantak mengajak anak-anak menggali makna terdalam dari Paskah melalui sesi tanya jawab ringan seputar kisah kebangkitan Kristus.
“Anak-anak perlu diajak memahami Paskah bukan hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai pengingat akan kasih dan pengorbanan Yesus bagi dunia,” ujar Talumantak di tengah ibadah yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Usai ibadah, sukacita berlanjut melalui berbagai perlombaan yang dihelat di area gereja dan basement. Suasana gereja seketika dipenuhi semangat kompetisi yang sehat.
Anak-anak tampak antusias mengikuti lomba membaca Mazmur dan pawai Paskah, yang dipandu langsung oleh para guru sekolah minggu.
Ketua Komisi Pelayanan Anak Sekolah Minggu Wilayah Ratahan, Pnt. Helmi Kartini Sualang, SE, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai bentuk pelayanan pendidikan iman.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang kekompakan, percaya diri, dan nilai-nilai kekristenan secara menyenangkan. Ini bagian dari pembinaan karakter Kristen yang harus dimulai sejak dini,” kata Sualang.
Kegiatan ini diikuti oleh ASM dari berbagai jemaat yang tersebar di Wilayah Ratahan. Antara lain ASM Jemaat Sion Lowu 2, ASM Jemaat Anugerah Lowu 1, ASM Humilir Wawali Pasan, ASM Imanuel Wawali, ASM Syalom Rasi, ASM Solafide Rasi 1, hingga ASM Sentrum Dame’ Tosuraya sebagai tuan rumah.
Dalam lomba membaca Mazmur, prestasi membanggakan diraih oleh ASM Jemaat Imanuel Wawali sebagai juara pertama, disusul ASM Musoma Tosbar di posisi kedua, dan ASM Humilir Wawali Pasan di posisi ketiga.
Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini menghadirkan ruang perjumpaan lintas jemaat bagi anak-anak untuk saling mengenal dan mempererat persaudaraan dalam iman.
Momentum Paskah ini pun menjadi bukti nyata bagaimana gereja berperan aktif mendampingi pertumbuhan rohani anak-anak.
Melalui pendekatan yang ramah dan menyenangkan, nilai-nilai iman dapat ditanamkan dengan kuat, menjadi fondasi bagi mereka dalam menjalani kehidupan sebagai bagian dari tubuh Kristus.
















