HUT RI PEMKAB HALSEL

Dituduh Tinggalkan Tugas Kepsek SMP-N 71 Sebut Itu Tidak Benar, Kadikbud: Jika Terbukti Akan di Tindak Tegas

Foto Istimewa: (Ilustrasi)

LABUHA, PilarAktual.com Dituduh telah meninggalkan tugas dengan berbulan – bulan. Kepala Sekolah (kepsek) SMP Negeri 71 Desa Loleo Kecamatan obi selatan, Kabupaten Halmahera selatan, Haris Rachmat.S angkat bicara.

Pasalnya, Apa yang diberitakan sebelumnya melalui satu orang tua wali murid/masyarakat Desa loleo, atas ketidak hadiran atau bertugas di Sekolah SMPN 71, itu tidak benar.

Menurutnya, dirinya setelah menerima SK pergantian kepsek, pada tanggal 26 bulan November 2021 lalu, pihak langsung melaksanakan tugas dan melakukan rapat bersama orang tua wali/murid dan masyarakat.

“Jadi saya (Kepsek) bukan meninggalkan tugas dengan bulan-bulan, namun kedatangan saya di kota labuha dalam rangka melobi Guru dan mobiler dan kebutuhan sekolah lainya.” Ujar Haris Rachmat.S kepada media ini, Saptu (15/01/2022).

Dikatakan Haris, Proses pembangunan gedung sekolah SMP-N 71 Desa Loleo, sementara baru di bangun, bahkan SMPN 71 itu masih terdapat kekurangan tenaga mengajar alias guru.

“Saya berada di labuha itu guna konsultasi dengan pihak soal kekurangan guru. Yang banar Guru honor di sekolah SMPN 71 itu ada 2 Guru, bukan 3 orang. Dari 2 guru ini sala satunya Guru SD yang dipakai,” Katanya.

Lebih lanjut Haris, Terkait dengan kekurungan tenaga mengajar alias guru dan mobiler sekolah pihaknya, suda pernah menyampaikan ke pihak dinas pendidikan Halmahera seletan.

” Namun sampai sejauh belum ada tindak lanjut dari dinas Pendidikan dan kebudayan (Dikbud) Halsel, terkait guru honorer dan pengajuan mobiler,” Cetusnya.

Lanjut Haris, sementara proses belajar mengajar siswa SMP-N 71, masi menggunakan gedung sekolah SD desa Loleo, karena gedung SMPN 71 baru di tahapan membangun.

“sementara torang SMP-N 71 desa loleo masi gunakan gedung SD, ini sangat disayangkan. Untuk harus perhatian husus dari pemerintah yakni dinas terkait,” Pintahnya.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Dikbud) Kabupaten Halmahera Selatan (Hasel),Safiun Rajulan ketika dikonfirmasi, Saptu (15/01) terkait kepsek SMP-N 71, meninggalkan tugas

Dia mengatakan, Jika apa yang kemudian di sampaikan orang tua wali/murid dan masyarakat itu benar-benar tidak bertugas, maka kami akan tetap tindak Tegas.

“kalau memang kepsek tersebut benar tidak bertugas, maka akan di tindak tegas,” Tandas Kadis.

Dikatakan Safiun, terkait dengan kekurangan tenaga honorer dan mobiler sekolah nanti kami akan turun ke lapangan dan kroscek secara detail.

“Soal tenaga honorer dan kekurangan mobiler saya belum bisa pastikan, tunggu setelah kami turun kroscek dulu, baru bisa menjelaskan sesuai dengan fakata di lapangan,” Pungkasnya. (Red)