Daerah

Disetujui DPRD, Bupati Halsel Paparkan RPJMD 2025-2029

206
×

Disetujui DPRD, Bupati Halsel Paparkan RPJMD 2025-2029

Sebarkan artikel ini
Bupati Halsel, Bassam Kasuba ketika berpidato dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (5/8). Dok : Istimewah

PILARAKTUAL.COM, LABUHA – DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut), resmi menyeutujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Persetujuan Ranperda tersebut melalui rapat paripurna ke-34 masa persidangan III, Selasa (5/8) di gedung DPRD Halsel.

Bupati Halsel, Bassam Kasuba dalam pidatonya menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen seremonial, melainkan arah strategis pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Ia juga menyebutkan bahwa RPJMD menjadi panduan utama seluruh perangkat daerah dalam menyusun rencana strategis, rencana kerja tahunan, hingga penganggaran daerah.

“RPJMD ini bukan hanya penjabaran visi-misi kepala daerah, tetapi mencakup arah kebijakan pembangunan, indikator kinerja, strategi pencapaian hingga kerangka pendanaan lima tahunan,” tegas Bassam.

Bassam mengatakan, dokumen RPJMD memiliki keterkaitan langsung dengan RPJMN 2025–2029 dan program nasional, sekaligus menjadi rujukan utama penyusunan rencana strategis seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

RPJMD 2025–2029 sendiri mengusung visi besar ‘Mewujudkan Senyum Halmahera Selatan yang Adil, Maju, dan Berkelanjutan Berbasis Agromaritim dalam Bingkai Saruma Penuh Berkah’.

Untuk merealisasikan visi tersebut, Bassam mengklaim ditetapkan lima misi pembangunan atau yang dikenal dengan istilah ‘Transformasi Senyum’.

“Antara lain adalah Senyum Unggul Berdaya, Senyum Produktif Sejahtera, Senyum Prima Bernilai, Senyum Saruma Tangguh, dan Senyum Maju Berkelanjutan,” jelasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyampaikan bahwa seluruh proses penyusunan RPJMD telah melalui 12 tahapan strategis.

Beberapa di antaranya termasuk harmonisasi dengan Kementerian Hukum (Kemenkum) serta pembahasan intensif bersama DPRD.

“Semua proses ini kami lakukan demi memastikan RPJMD benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat dan menjawab tantangan masa depan,” tuturnya.

Bassam mengajak seluruh elemen pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal implementasi RPJMD secara konsisten.

Dengan begitu, pembangunan daerah akan menyentuh langsung masyarakat melalui pelayanan publik yang merata dan terjangkau.

“Mari kita pastikan pembangunan yang dirancang ini membawa manfaat nyata, berkeadilan, dan inklusif demi kemajuan Halmahera Selatan yang kita cintai,” pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow