Berita UtamaBoltimDaerah

Dinilai Sempit, Pemkab Boltim Minta Peningkatan Lima Jembatan ke Balai Jalan Sulut

231
×

Dinilai Sempit, Pemkab Boltim Minta Peningkatan Lima Jembatan ke Balai Jalan Sulut

Sebarkan artikel ini
Pemkab Boltim Akhiri Status Pemberlakuan WFH Bagi ASN
Sonny Warokka, Sekertaris Daerah Pemkab Boltim.

PILARAKTUAL.COM, BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengajukan permintaan kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XV Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), untuk dapat meningkatkan pembagunan 5 jembatan sempit di kawasan Ibukota.

Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim DR. Jefry Sonny Warokka P.hD mengatakan, sebagai upaya percepatan pembangunan pada sektor-sektor strategis yang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan parawisata, diperlukan adanya peningkatan sarana dan prasarana transportasi seperti pembangunan kembali jembatan yang dinilai sempit.

“Salah satu upaya pembangunan yang sangat dibutuhkan di Kabupaten Boltim adalah peningkatan sarana dan prasarana transportasi, dalam hal ini ruas jalan Buyat-Molobog. Berdasarkan kebutuhan saat ini, diperlukan adanya pelebaran jembatan di lima titik di kawasan Ibukota Boltim,” ujar Warokka, kepada PILARAKTUAL.COM, Jum’at (26/8/2022).

Baca Juga :  Pengurus PMI Boltim 2026-2031 Resmi Dilantik, Rosita Manoppo-Pobela Siap Perkuat Misi Kemanusiaan

Warokka menyebutkan, adapun segmen yang dinilai perlu perbaikan antara lain Kotabunan – Tutuyan yang mana ada beberapa titik mengalami penyempitan jalan pada jembatan (Botle Neck). Untuk itu sangat diharapkan agar perlu adanya peningkatan jembatan.

“Jembatan yang sempit itu antara lain adalah jembatan di Desa Bulawan, jembatan Desa Kotabunan 1, jembatan Desa Kotabunan 2, jembatan Desa Kayumoyondi dan jembatan di Desa Tombolikat,” sebut Warokka.

Warokka pun mengugkapkan, sebagai pertimbangan sejauh ini Kabupaten Boltim baru mendapatkan peningkatan pada beberapa jembatan diantaranya jembatan Tutuyan, jembatan Paret, jabatan Molobog, serta jembatan di Jiko Belanga. Sementara, Pemkab Boltim sangat membutuhkan akses jalan dan jembatan tersebut sebagai penunjang pengembangan wilayah di Ibukota Kabupaten Boltim.

Baca Juga :  Pemkab Boltim Buka Peluang Investasi Global, Wakil Dubes Belanda Sambut Promosi Potensi Daerah

“Jumlah jembatan mulai dari Buyat – Jiko Belanga ada 23 jembatan. Sejak Boltim dimekarkan 14 tahun silam, baru ada empat jembatan yang dibangun. Jumlah pembangunan tersebut memang tidak sesuai, oleh karena itu kepada Balai Jalan Nasional diharapkan agar tahun 2023 dapat merealisasikan akan permintaan pembangunan lima jembatan di Kabupaten Boltim,” pungkasnya. (Billy)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow