Dikbud Malut Serahkan 6 Penghargaan WBTB Ke Pemda Halsel

  • Whatsapp

LABUHA, PilarAktual.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara (Malut),serahkan 6 penghargaan penetapan warisan budaya tak benda (WBTB) kepada Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Hi Usman Sidik.

Penyerahan 6 WBTB oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, itu dipusatkan di ruang rapat bupati Halmahera Selatan pada Jumat (17/8/2021) kemarin yang diterima langsung Bupati Halsel disampingi Wakil Bupati Bassam Kasuba, penyerahan 6 ini yakni berupa, Batijakakang, Lecak, Dendang Cobolala, Batu Bacan, Tari Togal, Popas Lipu, dan Arungi Nusa.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Imam Makhdy Hassan menyampikan sangat apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah Kababupaten Halmahera Selatan yang telah mengusulkan karya budayanya sehingga dapat kami daftarkan sebagai Warisan Budaya Takbenda di Indonesia tahun 2020. Karya budaya yang telah ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Lanjut dia, dari 1.123 penghargaan warisan budaya takbenda Indonesia yang telah ditetapkan oleh kementerin, Maluku Utara sendiri mendapatkan 29 penghargaan. dan 6 diantaranya berasal dari Kabupaten Halmahera Selatan.

“Di tahun 2021 ini kami telah mengusulkan 19 Karya Budaya berasal dari Maluku Utara untuk di Verifikasi oleh Direktorat Perlindungan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, ristek dan teknologi,” Kata Imam Makhdy Hassan.

Menurutya, pendaftaran WBTB Indonesia adalah upaya pelestarian kebudayaan bangsa, semoga dengan keberhasilan ini dapat di jadikan pelestarian budaya daerah kita sebagai sebuah gerakan kolektif dari pemerintah tingkat Desa sampai Pemerintah Pusat. Agar dapat menyampaikan laporan secara periodik dari karya budaya yang telah ditetapkan sebagai WBTB – Indonesia.

Sementara itu Bupati Halmahera Selatan Hi Usman Sidik menyampaikan apresiasi kepada dinas pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, atas segala upaya untuk mendapatkan 29 penghargaan warisan budaya tak beda.

“Sangat berutung sekali dari 29 penghargaan tersebut, Halsel sendiri mendapatkan 6 penghargaan,” Ujarnya.

Selain itu Kata dia, harta warisata tak benda yang diwariskan dari generasi-generasi sebelumnya, untuk generasi yang akan datang.

“Maka Warisan lokal yang terkandung warisan budaya untuk dipertahankan dan dilestarikan agar dapat dipertahankan serta meningkatkan sumber daya alam,”Pintanya.

Dirinya berharap, kedepan pemerintah daerah Kabupaten/kota akan bersinergi dengan provinsi Malut untuk dapat melestarikan warisan budaya tak benda, dan bila perlu tahun ini 19 penghargann dapat bertamaba.

“Semoga kedepannya pemerintah daerah kabupaten/kota terus sinergi, demi melestarikan WBTB,”Harapnya. (Red)