LABUHANBATU, PilarAktual.com – Di tangan kreatif, sampah plastik yang selama ini jadi biang masalah lingkungan ternyata bisa disulap jadi pundi-pundi ekonomi. Inilah yang membuat Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., tertarik untuk melakukan studi tiru.
Bupati meninjau langsung Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di Labuhanbatu yang sukses mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif, Sabtu (17/10/2026).
Inovasi ini bukan main-main. Sampah plastik yang dikumpulkan dari masyarakat diolah menjadi bahan bakar setara solar, minyak tanah, hingga bensin premium. Hasilnya tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga bernilai jual tinggi.
“Ini inovasi yang sangat potensial. Dari sampah bisa jadi cuan, dari masalah bisa jadi solusi energi dan ekonomi,” ujar Bupati Baharuddin.
Menurut pengelola LPS Labuhanbatu, usaha pengolahan ini sudah berjalan dua tahun dan terbukti menghasilkan. Bahan bakar hasil olahan sampah plastik tersebut kini sudah dimanfaatkan oleh petani, pelaku UMKM, dan nelayan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Selama dua tahun kami beroperasi. Bahan baku dari sampah plastik warga, hasilnya kami salurkan untuk petani, UMKM, dan nelayan. Jadi perputaran ekonominya jelas,” ungkap pengelola LPS.
Bupati Batu Bara melihat peluang besar jika teknologi ini bisa diterapkan di Batu Bara. Selain mampu mengurangi timbunan sampah plastik, teknologi ini juga bisa membuka lapangan kerja baru, menjadi sumber energi alternatif murah, dan menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal Pemkab Batu Bara untuk mengembangkan pengelolaan sampah yang tidak hanya sekadar buang dan timbun, tapi diolah menjadi produk bernilai ekonomi dan berkelanjutan.
Turut mendampingi Bupati, Ketua PKB Batu Bara, Kadis PUTR, Inspektur Kabupaten, Kadis Perhubungan, Kadis Perkim LH, Kepala BKPSDM, dan Plt. Kadis Pendidikan.
















