Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun desa dari pinggiran.
Hal itu ditandai dengan peresmian dua infrastruktur vital di Desa Pangu Satu, Kecamatan Ratahan Timur, oleh Bupati Ronald Kandoli.
Dua fasilitas tersebut yakni jalan rabat beton dan gedung balai serbaguna desa yang kini siap dimanfaatkan masyarakat.
Peresmian ini menjadi momentum penting bagi warga Pangu Satu.
Selama bertahun-tahun, akses jalan yang terbatas kerap menjadi kendala utama aktivitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan menjangkau pusat pelayanan.
Dengan rampungnya pembangunan jalan rabat beton, mobilitas masyarakat kini semakin lancar dan aman.
Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar merupakan kunci percepatan ekonomi desa.
Menurutnya, jalan yang baik bukan sekadar sarana fisik, melainkan urat nadi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Ketika akses terbuka, maka peluang juga ikut terbuka. Petani lebih mudah menjual hasil panen, anak-anak lebih aman ke sekolah, dan roda ekonomi desa bisa bergerak lebih cepat,” ujar Ronald Kandoli di hadapan warga.
Tak hanya fokus pada konektivitas, pemerintah daerah juga meresmikan balai serbaguna Desa Pangu Satu.
Gedung ini dirancang sebagai ruang publik multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, mulai dari rapat pemerintahan desa, kegiatan sosial, pelatihan pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi lokal.
Keberadaan balai serbaguna tersebut dinilai strategis dalam memperkuat kohesi sosial masyarakat.
Selain menjadi pusat aktivitas warga, fasilitas ini juga diharapkan mampu melahirkan berbagai program inovatif desa yang berbasis partisipasi masyarakat.
Bupati Ronald Kandoli menegaskan bahwa pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa merupakan prioritas utama pemerintahannya.
Ia menilai pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin memastikan tidak ada desa yang tertinggal. Pembangunan harus adil dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh antusiasme warga. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jani Rolos, S.Sos., M.E., Sekretaris DPRD Djelly Waruis, S.Pt., M.M., serta Camat Ratahan Timur Frangky Ngongoloy, S.T., M.Si. Hadir pula Hukum Tua Desa Pangu Satu Ventje Kountur, Ketua Pelaksana Kegiatan Adolf Saweho, dan para tokoh masyarakat.
Warga Pangu Satu menyambut baik kehadiran dua fasilitas tersebut.
Mereka berharap pembangunan ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan taraf hidup dan masa depan desa.

















