Mitra, PilarAktual.com – Bupati Ronald Kandoli melakukan kunjungan spesial ke Cafe Ramadhan yang dikelola oleh Pemuda Remaja Masjid Tababo Raya di Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memantau langsung aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Bupati hadir bersama Ketua TP-PKK Minahasa Tenggara, Stefa Kandoli Antou.
Kedatangan keduanya disambut hangat oleh masyarakat dan para pemuda yang terlibat dalam pengelolaan Cafe Ramadhan.
Suasana lokasi terlihat ramai oleh warga yang datang untuk berburu takjil maupun sekadar menikmati suasana kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam kesempatan tersebut, Ronald Kandoli mengaku bangga melihat kreativitas serta semangat para pemuda remaja masjid yang mampu menghadirkan ruang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
“Saya sangat bangga melihat kreativitas pemuda remaja masjid di Tababo Raya. Keberadaan Cafe Ramadhan ini bukan sekadar tempat berburu takjil, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” ujar Ronald Kandoli saat meninjau sejumlah stan makanan dan minuman.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif bagi pelaku usaha kecil, khususnya bagi masyarakat yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan beberapa pedagang yang membuka lapak di area Cafe Ramadhan.
Ia mendengar langsung berbagai cerita dari para pelaku usaha kecil yang mengaku merasakan manfaat dari ramainya pengunjung setiap sore menjelang berbuka puasa.
Ronald menilai, inisiatif pemuda remaja masjid tersebut patut diapresiasi karena tidak hanya menghadirkan aktivitas keagamaan, tetapi juga memperkuat sektor ekonomi berbasis komunitas.
Selain itu, kegiatan ini dinilai menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antarwarga.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya toleransi dan solidaritas masyarakat di Minahasa Tenggara.
“Momentum Ramadan seperti ini memperlihatkan bagaimana masyarakat bisa saling mendukung dan bekerja sama. Ini menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan dan toleransi tetap terjaga dengan baik,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, lanjut Ronald, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang digagas masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi lokal.
Ia berharap, keberadaan Cafe Ramadhan di Tababo Raya dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menciptakan ruang ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat, Cafe Ramadhan tersebut tidak hanya menjadi pusat kuliner takjil, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi kecil yang tumbuh dari semangat gotong royong warga.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan masyarakat yang mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal selama bulan Ramadan.
















