BPI KPNPA RI Menduga Ada Upaya Pelemahan dan Penggulingan Jaksa Agung

  • Whatsapp

Surabaya, PilarAktual.com – Jawa Timur (06/10/2021) Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) menduga ada oknum mafia dan para koruptor didalam polemik yang terjadi terhadap isu miring riwayat pendidikan Jaksa Agung DR. ST BURHANUDDIN SH, MH.

Ditengah kunjungan kerjanya ke kota Surabaya, melalui pesan messenger ketua umum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar SH, S.Sos mengungkapkan keprihatinannya terhadap masih adanya oknum diantara masyarakat Indonesia yang tidak suka terhadap pemberantasan Korupsi. Menurutnya dapat dilihat dari upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi dengan dipecat nya dengan hormat para pegawai yang berprestasi dalam upaya lembaga Anti rasuah tersebut memberantas Korupsi.

Bacaan Lainnya

” Kemaren masyarakat Indonesia dipertontonkan upaya pelemahan KPK dengan dipecatnya pegawai terbaik yang sudah bertahun-tahun mengabdikan dirinya pada Negara untuk memberantas kejahatan luar biasa tindak Pidana Korupsi dengan alasan Tes Wawasan kebangsaan. Dan saya menduga sekarang lagi-lagi rakyat sedang dipertontonkan adanya skenario upaya pelemahan bahkan menggulingkan Jaksa Agung dari Kursi kepemimpinan nya yang sudah terbukti berhasil mengembalikan uang negara dari tangan para koruptor Triliunan Rupiah hanya karena dugaan Oknum yang salah menulis Gelar turtle riwayat pendidikan Jaksa Agung,” tegasnya.

Pria yang namanya pernah menjadi salah satu calon kuat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkapkan kegelisahannya terhadap kondisi bangsa Indonesia yang masih gampang terpengaruh hoax dan isu recehan tanpa melihat substansi objek masalahnya.

” Saya dan kita semua mari saling mengingatkan di Era Digital dan Globalisasi harus smart dalam menilai Pemberitaan. Kita harus hati-hati dalam memahami dan mengindentifikasi Objek permasalahannya dahulu baru dapat mengomentari. Kapuspenkum sudah memberikan Informasi dan klarifikasi terkait riwayat pendidikan Jaksa Agung,” ujar Tubagus.

Menurutnya, apabila ditemukan ada kekeliruan penulisan riwayat pendidikan Jaksa Agung silahkan ditelusuri kepada Oknum yang berwenang menuliskan riwayat Pendidikan Jaksa Agung tersebut. Bisa saja dilakukan oleh Hacker atau Jangan-jangan Ada dugaan Oknum yang disuruh menuliskan riwayat pendidikan Pak Dr. Burhanuddin SH, MH sengaja dibuat salah hingga digoreng sedemikian rupa untuk meragukan Pendidikan Jaksa Agung seperti halnya bendera HTI yang hari ini mendadak Viral disebarkan oleh Seorang Oknum Satpam KPK, tambahnya.

Ditempat Terpisah, Direktur Investigasi dan Intelijen BPI KPNPA RI Sari Darma Sembiring, SE ketika ditanya terkait polemik persoalan penulisan riwayat pendidikan Jaksa Agung, dirinya menilai dan menduga ada oknum yang berhasrat ingin menggantikan posisi Jaksa Agung dan berpihak kepada Para Pejabat-pejabat dan buronan-buronan yang Melakukan tindak Pidana Korupsi yang sudah diungkap dan ditangkap oleh Kejaksaan Agung.

” Save Jaksa Agung Burhanuddin Sang Raja Predator Koruptor. Saya tidak perlu mengucapkan Gelar riwayat pendidikannya karena riwayat pendidikan nya biasa saja, Ga penting itu buat saya. Banyak kok orang Indonesia yang memiliki gelar yang diributkan hari ini dan digoreng sedemikian rupa namun tidak ada yang mampu seperti Jaksa Agung lakukan,” ungkapnya kepada Wartawan, Rabu (6/10/2021)

Sebagai aktifis Anti Korupsi, ia mengingatkan agar jangan sampai kehilangan Negarawan dan Anak Bangsa yang sarat dengan prestasi dalam memberantas Korupsi. Menurutnya, Pak Jaksa Agung sosok pejabat yang berintegritas yang cinta dan menjaga Negeri ini dan sudah terbukti banyak mengungkap kasus Korupsi dan telah berhasil mengembalikan Uang Rakyat ke Kas Negara. BPI KPNPA RI akan menjadi garda terdepan menjaganya. Kami siap mengawal Jaksa Agung. (RED)