BoltimPemerintahanPeristiwa

Bimtek SPIP Terintegrasi, Pemkab Boltim Perkuat Sistem Pengawasan

196
×

Bimtek SPIP Terintegrasi, Pemkab Boltim Perkuat Sistem Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Bimtek SPIP Terintegrasi, Pemkab Boltim Perkuat Sistem Pengawasan

Manado, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan yang berlangsung selama delapan hari ini diikuti sekitar 70 peserta dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah, M. Iksan Pangalima, mewakili Bupati Bolaang Mongondow Timur, Senin (1/12/2025) di Hotel Aston Manado.

Dalam sambutannya, Iksan menekankan bahwa penerapan SPIP Terintegrasi dan MRI sudah menjadi keharusan bagi setiap instansi pemerintah.

Ia menilai, penguatan sistem pengendalian intern merupakan pondasi penting untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan efektif.

“SPIP dan MRI bukan sekadar instrumen teknis, melainkan bagian dari komitmen untuk membangun pemerintahan yang bersih dan responsif,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Percepat Realisasi 6.000 Titik Penerangan Jalan melalui Skema KPBU

Ketua Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara, Heru Setiawan, yang turut hadir dalam pembukaan, menyampaikan bahwa implementasi SPIP Terintegrasi akan membantu pemerintah daerah dalam mengidentifikasi risiko sejak dini.

Menurutnya, langkah tersebut akan meminimalkan potensi penyimpangan serta memastikan setiap kebijakan berjalan secara efisien dan bertanggung jawab.

Melalui Bimtek ini, pemerintah daerah berharap OPD dapat memahami sekaligus mengembangkan kapasitas dalam mengelola risiko pemerintahan.

Penguatan kompetensi aparatur dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengawasan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Inspektur Daerah, pimpinan OPD, serta asesor OPD turut hadir pada kegiatan ini.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pengawasan internal sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Boltim Resmi Dilantik, Perkuat Pelayanan Dasar Hingga Desa