Boltim, PilarAktual.com – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Ny. Rosita Pobela, S.E., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Jambore On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI) 2026, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Oktober 2026, tersebut dipusatkan di lantai 3 Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara.
Sebanyak 40 peserta didik anggota Gerakan Pramuka mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari pertemuan Pramuka melalui komunikasi radio dan internet tersebut.
Pelaksanaan JOTA-JOTI di Boltim merupakan bagian dari kegiatan berskala nasional yang diselenggarakan secara serentak di berbagai daerah. Pada tahun ini, kegiatan tersebut mencakup JOTA Nasional ke-89 dan JOTI ke-47.
Dalam pelaksanaannya, para peserta didampingi dua orang pendamping dari Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) serta seorang pendamping dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Kehadiran para pendamping diharapkan membantu peserta memahami penggunaan teknologi komunikasi secara tepat dan bertanggung jawab.
JOTA-JOTI menjadi salah satu sarana pembelajaran bagi anggota Pramuka untuk mengenal lebih dekat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Melalui komunikasi radio amatir dan jaringan internet, peserta berkesempatan memperluas pengetahuan, bertukar pengalaman, serta menjalin persahabatan dengan sesama anggota Pramuka dari berbagai wilayah.
Dalam sambutan pembukaan, Rosita Pobela menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Gerakan Pramuka, yakni Satya dan Darma Pramuka.
Menurutnya, penguasaan teknologi perlu diimbangi dengan karakter yang kuat, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan menghargai perbedaan.
Dengan demikian, kemajuan teknologi tidak hanya menjadi sarana memperoleh informasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membangun hubungan sosial dan menghasilkan kegiatan yang bermanfaat.
Rosita juga mendorong para peserta memanfaatkan momentum JOTA-JOTI untuk meningkatkan keterampilan digital, kemampuan berkomunikasi, dan kerja sama.
Pengalaman berinteraksi dengan anggota Pramuka dari daerah lain diharapkan dapat memperluas cara pandang peserta sekaligus menumbuhkan semangat persaudaraan.
Selain keterampilan teknis, aspek etika dalam berkomunikasi turut menjadi perhatian.
Peserta diharapkan mampu menggunakan radio amatir dan internet secara bijak, santun, serta bertanggung jawab, termasuk dengan memperhatikan keamanan informasi dan perilaku di ruang digital.
Pesan tersebut menjadi relevan di tengah perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi kehidupan sehari-hari.
Generasi muda dituntut tidak hanya mampu menggunakan perangkat digital, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara positif dan aman.
Melalui kegiatan JOTA-JOTI 2026, Kwarcab Gerakan Pramuka Boltim diharapkan dapat mendorong terbentuknya generasi muda yang kreatif, mandiri, disiplin, serta adaptif terhadap perubahan zaman.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan potensi diri dan memperkuat persahabatan lintas daerah maupun negara.
Dengan semangat persahabatan tanpa batas, JOTA-JOTI diharapkan mampu menegaskan peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi yang berkarakter, cakap berteknologi, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
















