Mitra, PilarAktual.com – Harapan baru muncul di kalangan petani Desa Minanga Timur, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara, setelah kelompok tani setempat menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Bantuan berupa traktor roda empat crawler tersebut diterima Kelompok Tani (Poktan) Timur Jaya.
Penyerahan dilakukan di Lapangan Ompi Ratahan, Selasa (11/8/2026), dan diserahkan langsung oleh Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli kepada Hukum Tua Desa Minanga Timur, Frans Lontaan.
Bagi petani, kehadiran alsintan tersebut bukan sekadar bantuan peralatan.
Alat itu diharapkan dapat menjawab salah satu persoalan yang selama ini dihadapi saat musim tanam, yakni keterbatasan tenaga kerja dan tingginya kebutuhan tenaga untuk mengolah lahan pertanian.
Frans Lontaan mengatakan, para petani menyambut baik bantuan tersebut karena dapat membantu mempercepat pekerjaan di lahan persawahan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mitra. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi petani. Dengan adanya alat ini, pekerjaan tanam menjadi lebih cepat, lebih rapi, dan biaya tenaga kerja bisa ditekan,” ujar Lontaan.
Menurut Lontaan, selama ini sebagian pekerjaan pertanian masih dilakukan secara manual.
Kondisi tersebut membuat proses tanam membutuhkan waktu lebih panjang, terlebih ketika banyak petani memasuki musim tanam pada waktu yang hampir bersamaan.
Keterbatasan tenaga kerja menjadi tantangan tersendiri bagi petani. Jika proses pengolahan lahan dan penanaman terlambat, jadwal budidaya padi pun berpotensi ikut bergeser.
Karena itu, bantuan alsintan diharapkan dapat membuat pekerjaan petani menjadi lebih efisien.
Penggunaan alat pertanian juga diharapkan membantu petani menyelesaikan proses tanam sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Lontaan optimistis, proses tanam yang lebih cepat dan seragam dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan tanaman hingga hasil panen.
“Kalau tanam bisa lebih cepat, tanaman juga bisa tumbuh seragam dan hasil panen diharapkan meningkat. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan produksi pertanian,” katanya.
Harapan tersebut menjadi penting bagi petani Minanga Timur.
Bagi mereka, peningkatan produktivitas bukan hanya berkaitan dengan jumlah hasil panen, tetapi juga efisiensi biaya dan waktu selama proses budidaya.
Dengan tersedianya alsintan, petani tidak lagi sepenuhnya mengandalkan tenaga manual dalam mengerjakan lahan.
Kehadiran alat tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pekerjaan sekaligus membantu menekan kebutuhan biaya tenaga kerja.
Bantuan itu juga diharapkan bisa memberikan manfaat secara lebih luas bagi anggota Poktan Timur Jaya.
Lontaan memastikan alsintan akan dimanfaatkan secara bersama-sama dan dirawat dengan baik agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Kami akan memanfaatkan bantuan ini bersama-sama dan menjaganya dengan baik supaya manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh anggota kelompok tani,” ujar Lontaan.
Sebelumnya, melalui Dinas Pertanian, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menyalurkan tiga unit alsintan serta pupuk kepada sejumlah kelompok tani dan gabungan kelompok tani yang tersebar di beberapa kecamatan.
Bagi petani Minanga Timur, bantuan tersebut menjadi dorongan untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
Mereka berharap dukungan sarana produksi dapat berkelanjutan sehingga produktivitas lahan meningkat dan kegiatan bertani menjadi semakin efisien.
Kini, traktor roda empat crawler yang diterima Poktan Timur Jaya diharapkan tidak hanya menjadi alat bantu di lahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya petani mempercepat musim tanam, mengurangi beban kerja, dan mengejar hasil panen yang lebih baik.
Bagi para petani, satu unit alsintan membawa harapan sederhana: pekerjaan lebih ringan, biaya lebih terkendali, dan produksi padi yang semakin meningkat.
















