KesehatanMitraPemerintahanPeristiwa

Pemkab Mitra Jajaki Mesin Cuci Darah di RSUD Mitra Sehat, Pasien Tak Perlu Lagi ke Manado

752
×

Pemkab Mitra Jajaki Mesin Cuci Darah di RSUD Mitra Sehat, Pasien Tak Perlu Lagi ke Manado

Sebarkan artikel ini
Pemkab Mitra Jajaki Mesin Cuci Darah di RSUD Mitra Sehat, Pasien Tak Perlu Lagi ke Manado

Mitra, PilarAktual.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warganya.

Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, melakukan penjajakan serius terkait pengadaan mesin cuci darah (hemodialisa) di RSUD Mitra Sehat melalui kerja sama dengan PT B Braun Medical Indonesia.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Minahasa Tenggara, Rabu (4/3/2026), dengan agenda utama mendengarkan pemaparan teknis mengenai spesifikasi, kebutuhan, serta kesiapan operasional layanan hemodialisa di RSUD Mitra Sehat.

Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Minahasa Tenggara David H. Lalandos, Kepala Dinas Kesehatan Tommy Soleman, serta jajaran manajemen RSUD Mitra Sehat.

Pihak PT B Braun Medical Indonesia wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo juga turut memaparkan kesiapan dukungan teknis dan sistem layanan.

Baca Juga :  Wabup Fredy Tuda Terima Kunjungan Kementerian ESDM, Bahas Penyelidikan Mineral Logam

Bupati Ronald Kandoli menegaskan bahwa pengadaan mesin cuci darah merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.

Selama ini, ketiadaan fasilitas hemodialisa di Minahasa Tenggara memaksa pasien gagal ginjal harus menempuh perjalanan jauh ke Tomohon atau Manado untuk menjalani perawatan rutin.

“Kondisi ini tidak hanya menguras waktu, tetapi juga menambah beban biaya transportasi dan berdampak pada kondisi fisik pasien serta keluarga pendamping,” ujar Bupati.

Menurutnya, layanan kesehatan yang ideal harus mendekatkan fasilitas kepada masyarakat, bukan sebaliknya.

Dalam pemaparan teknis, dijelaskan bahwa layanan hemodialisa membutuhkan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia terlatih, serta sistem pendukung yang berkelanjutan.

Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk memenuhi seluruh persyaratan tersebut agar layanan dapat segera dioperasikan secara optimal.

Baca Juga :  Polres Mitra Gelar Operasi Patuh Klabat 2026, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas

Bupati juga menekankan bahwa kehadiran fasilitas cuci darah di RSUD Mitra Sehat merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan daerah menuju sistem yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

“Intinya pasien harus bisa dirawat secepatnya dan mendapatkan waktu istirahat yang cukup tanpa harus terbebani perjalanan jauh,” kata Ronald.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara saat ini terus melakukan koordinasi lintas sektor guna mempercepat realisasi pengadaan alat medis tersebut.

Diharapkan, layanan hemodialisa dapat segera dihadirkan sehingga masyarakat tidak lagi harus keluar daerah untuk mendapatkan perawatan vital.

Dengan hadirnya fasilitas ini, kualitas hidup pasien gagal ginjal di Minahasa Tenggara diharapkan meningkat, sekaligus memperkuat peran RSUD Mitra Sehat sebagai pusat layanan kesehatan rujukan yang lebih lengkap dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian Dampingi Menko Pangan Zulhas Panen Padi di Sei Balai

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow