Jakarta l, PilarAktual.Com – Jasa Raharja mengadakan Program Training Purnabakti 2025 untuk membantu pegawai yang akan pensiun agar siap secara finansial, mental, dan sosial.
Program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai dan membantu mereka merencanakan masa pensiun dengan baik.(19/10/25)
Program Training Purnabakti 2025 terbagi menjadi dua batch, dimana batch pertama untuk pegawai berusia 45 tahun dan batch kedua untuk pegawai berusia 50 tahun yang akan pensiun pada tahun 2030.
Tujuan dari program ini adalah agar setiap pegawai memiliki pengetahuan dan kesiapan yang cukup untuk tetap produktif dan sejahtera setelah pensiun.
Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja, Rubi Handojo, menyambut baik inisiatif Divisi Human Capital dalam memberikan pembekalan dini kepada pegawai.
Menurutnya, persiapan pensiun tidak hanya tentang keuangan, tetapi juga aspek sosial dan spiritual. Semakin baik persiapan yang dilakukan, maka dampaknya akan semakin besar bagi diri sendiri dan perusahaan.
Program Training Purnabakti 2025 dirancang sebagai proses pembelajaran yang menyeluruh dengan fokus pada empat aspek utama: ekonomi, kewirausahaan, psikologis, dan jejaring bisnis.
Peserta akan mendapatkan pembekalan dalam manajemen keuangan, pengembangan usaha, peluang bisnis di era digital, dan keterampilan jaringan bisnis. Metode pembelajaran yang digunakan adalah experiential learning yang interaktif dan relevan dengan kebutuhan peserta.
Dengan adanya Program Training Purnabakti 2025, diharapkan pegawai Jasa Raharja dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk masa pensiun dan tetap produktif serta sejahtera setelah pensiun.Dalam teks tersebut, Jasa Raharja memberikan perhatian yang besar terhadap kesejahteraan dan persiapan pensiun bagi para pegawainya.
Mereka menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti sesi mental switching, pola hidup sehat, serta bimbingan pensiun untuk membantu pegawai dalam mempersiapkan diri secara mental dan spiritual untuk masa pensiun mereka.
Selain itu, mereka juga mendorong para peserta untuk menjalin hubungan bisnis dan kolaborasi agar tetap produktif setelah pensiun.
Ada dua jenis pelatihan utama yang diselenggarakan, yaitu Experiential Workshop – Wealth Academy (Wake Up Call) untuk peserta berusia 45 tahun secara daring, dan Ready to Retire – Brilliant Retirement untuk peserta berusia 50 tahun secara hybrid di Ballroom Kantor Pusat Jasa Raharja.
Program-program ini meliputi tahap pre-assessment, pembelajaran di kelas, kunjungan bisnis, dan sesi group coaching setelah workshop sebagai tindak lanjut.
Jasa Raharja juga melakukan inovasi digital di bidang keuangan dengan membuat Kalkulator Investasi yang membantu karyawan untuk mengevaluasi kesehatan keuangan mereka sendiri.
Setelah itu, mereka membantu dalam membuat perencanaan keuangan dan melakukan investasi sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan karyawan.
Melalui Training Purnabakti 2025, Jasa Raharja menunjukkan komitmennya dalam menciptakan budaya kerja yang memperhatikan kesejahteraan pegawai secara berkelanjutan.
Dengan pembekalan yang komprehensif ini, diharapkan pegawai Jasa Raharja dapat menghadapi masa pensiun dengan kesiapan mental, sosial, dan finansial yang kuat, serta menjadi contoh dalam mengelola kehidupan pasca-karier.(Mia)
Sumber: Humas Jasa Raharja
















