BoltimPemerintahanPeristiwa

Pemdes Atoga Timur Gelar Rembuk Stunting, Fokus ke Musdes RKPDes 2026

5821
×

Pemdes Atoga Timur Gelar Rembuk Stunting, Fokus ke Musdes RKPDes 2026

Sebarkan artikel ini
pemdes-atoga-timur-rembuk-stunting-rkpdes-2025

Boltim, PilarAktual.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Atoga Timur menggelar rembuk stunting sekaligus musyawarah desa (Musdes) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2026, Selasa, (19/08/2025).

Kegiatan ini menjadi forum penting bagi pemerintah desa bersama masyarakat untuk membahas program prioritas, khususnya dalam penanganan stunting.

Dalam rembuk ini, isu kesehatan dan gizi anak mendapat perhatian utama. Stunting dianggap sebagai masalah mendesak yang harus ditangani secara bersama.

Melalui forum ini, desa berupaya memastikan program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan warga, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

Dari pihak kecamatan, hadir Rantib Syafri Lamaluta bersama Kasie Umum Masdai Inding.

Kehadiran mereka diharapkan memperkuat koordinasi agar setiap program desa dapat terintegrasi dengan kebijakan kecamatan.

Pemdes Atoga Timur Gelar Rembuk Stunting, Fokus ke RKPDes 2025

Dari unsur keamanan, Babinkamtibmas Polsek Nuangan turut hadir untuk memastikan jalannya musyawarah berlangsung aman dan tertib.

Baca Juga :  Wabup Fredy Tuda Tinjau Gerakan Pangan Murah, Warga Mitra Antusias Berburu Sembako Murah

Musdes juga diikuti Sekretaris Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta pendamping dana desa.

Para peserta forum menyampaikan berbagai masukan, mulai dari penguatan program kesehatan ibu dan anak, peningkatan gizi masyarakat, hingga pemanfaatan dana desa agar lebih tepat sasaran.

Yang menjadi perhatian khusus, kegiatan ini turut didampingi oleh Tenaga Ahli Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Pendampingan dilakukan agar perencanaan desa sejalan dengan visi dan misi kepala daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Koordinator Tenaga Ahli, Dian Agreani Mamonto, menegaskan bahwa desa harus sinkron dengan arah pembangunan daerah.

“Visi dan misi kepala daerah adalah pedoman. Desa sebagai ujung tombak pembangunan wajib menyusun program yang sejalan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Inovasi BARATA Antar Minahasa Tenggara Raih Prestasi Tingkat Provinsi, Permudah Bayi Baru Lahir Miliki Akta Kelahiran

Anggota Tenaga Ahli, Muh Qodri Posuma, menambahkan bahwa rembuk stunting bukan sekadar formalitas, melainkan upaya konkret untuk mencegah dampak jangka panjang gizi buruk.

“Kalau kita abai, generasi ke depan bisa terdampak. Karena itu, rembuk ini sangat penting,” tegasnya.

Sementara itu, Pj Sangadi Atoga Timur, Gisella Lontaan, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan rembuk stunting sebagai prioritas dalam penyusunan RKPDes.

Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya soal infrastruktur, melainkan juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kami di Pemdes Atoga Timur ingin memastikan bahwa setiap program yang kami jalankan menyentuh langsung kebutuhan warga. Penanganan stunting akan menjadi salah satu fokus utama dalam RKPDes 2026, karena ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” ungkap Gisella.

Baca Juga :  Upacara HKN, Pemkab Batu Bara Dorong Perizinan Cepat dan Tolak Pungli

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung langkah desa dalam menekan angka stunting.

“Masalah ini tidak bisa ditangani pemerintah saja. Perlu gotong royong, kesadaran orang tua, serta dukungan semua elemen agar generasi kita tumbuh sehat dan cerdas,” pungkasnya.

Adapun suasana musyawarah berlangsung cukup dinamis.

Selain itu, berbagai ide dan usulan diperdebatkan, namun semuanya bermuara pada tujuan yang sama: memastikan pembangunan desa lebih terarah, berkeadilan, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan digelarnya rembuk stunting dan Musdes RKPDes 2025, Pemdes Atoga Timur menegaskan komitmennya untuk tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kualitas hidup warganya, terutama dalam hal kesehatan dan gizi.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow