Mitra, PilarAktual.com – Lomba Taman Paskah antar kolom di Jemaat GMIM āSentrum Dameā Tosuraya, Wilayah Ratahan, yang merupakan bagian dari program Panitia Hari-Hari Raya Gerejawi (H2RG) tahun 2025, resmi berakhir pada Jumat (11/4/2025).
Sebanyak 12 kolom mengikuti kegiatan yang dilangsungkan dalam satu tahap penilaian pada hari yang sama.
Lomba ini mengusung konsep tematik yang mendalam, yakni tema teologis: Sengsara, Paskah, dan Kenaikan Tuhan Yesus.
Adapun bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan taman berasal dari bambu, kayu, dan plastik daur ulang.
Penilaian taman dilakukan berdasarkan tiga unsur utama: kreativitas kolom dengan bobot nilai 35 persen, pemanfaatan bahan bambu/kayu/plastik sebesar 35 persen, serta aspek estetika yang mencakup kebersihan, keindahan, dan keterwakilan tema sebesar 30 persen.
Selain itu, jumlah kehadiran anggota kolom dalam kegiatan juga turut menjadi pertimbangan juri.
Tim juri berasal dari unsur jemaat, yakni Pdt. Eva Lumentah, S.Pdk yang juga menjabat sebagai pendeta jemaat, bersama sejumlah anggota panitia H2RG.
Wakil Ketua Panitia H2RG GMIM āSentrum Dameā Tosuraya, Pnt. Novia Ponomban, SE, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan ini.
āKami sangat bersyukur kepada Tuhan karena penilaian lomba taman paskah ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Terima kasih untuk seluruh pelayan khusus dan anggota jemaat dari Kolom 1 hingga 12 yang sudah ambil bagian aktif dalam kegiatan ini,ā ujar Ponomban kepada PilarAktual.com.
Usai proses penilaian, panitia langsung mengumumkan hasil perlombaan. Kolom 6 berhasil keluar sebagai juara pertama dengan total nilai 91,6.
Disusul Kolom 12 sebagai juara kedua dengan nilai 90,3, dan Kolom 10 di posisi ketiga dengan nilai 88,3.
Berikut hasil lengkap penilaian:
Juara 1: Kolom 6 (nilai 91,6)
Juara 2: Kolom 12 (nilai 90,3)
Juara 3: Kolom 10 (nilai 88,3)
Urutan 4: Kolom 3 (nilai 84)
Urutan 5: Kolom 5 (nilai 75)
Urutan 6: Kolom 11 (nilai 66,3)
Urutan 7: Kolom 2 (nilai 65,3)
Urutan 8 ā 12: Kolom 1, 4, 7, 8, 9
Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai momentum mempererat persaudaraan antar kolom dalam semangat iman dan pelayanan.
















