MitraPemerintahanPeristiwa

Musrenbang Kecamatan Ratim Bahas RKPD 2026 dan Program Ketahanan Pangan

279
×

Musrenbang Kecamatan Ratim Bahas RKPD 2026 dan Program Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Musrenbang Kecamatan Ratim Bahas RKPD 2026 dan Program Ketahanan Pangan

Mitra, Pilaraktual.com – Pemerintah Kecamatan Ratahan Timur (Ratim), Kabupaten Minahasa Tenggara, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, Senin (3/2/2025).

Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Wioi Tiga, kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Kecamatan Ratim, Yolanda Lea Sumual, yang mewakili Camat Franky Ngongoloy, ST.

Dalam sambutannya, Sumual menegaskan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan ini merupakan bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2026.

Forum ini dihadiri oleh para hukum tua, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta perwakilan stakeholder seperti Polsek Ratahan, Koramil Ratahan, dan sejumlah perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Salah satu poin utama dalam Musrenbang kali ini adalah penegasan kembali kebijakan strategis nasional yang telah dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Upacara HKN, Pemkab Batu Bara Dorong Perizinan Cepat dan Tolak Pungli

Dalam arahannya, Sumual menekankan pentingnya program ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan pada 2026.

“Dana Desa wajib mengalokasikan 20 persen untuk program ketahanan pangan,” ujar Sumual.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa dan mendukung program nasional “Indonesia Maju”.

Lebih lanjut, Sumual berharap agar seluruh usulan dalam Musrenbang dapat dieksekusi secara optimal.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan kepolisian juga menyatakan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan.

Pihak kepolisian telah mulai melakukan aksi nyata dengan penanaman jagung di berbagai lahan yang tersedia.

Baca Juga :  Perkuat Akses Layanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Batu Bara Resmikan PUSTU Desa Gunung Rante

“Polres maupun Polsek telah melaksanakan program penanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan,” ujar salah satu perwakilan kepolisian yang hadir.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas lahan produktif dan meningkatkan produksi pangan lokal. D

engan adanya keterlibatan berbagai pihak, diharapkan ketahanan pangan dapat semakin diperkuat sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan.

Musrenbang Kecamatan Ratim menjadi momentum penting dalam perencanaan pembangunan daerah.

Melalui musyawarah ini, pemerintah kecamatan berupaya menyelaraskan kebijakan pusat dengan kondisi di tingkat desa.

“Kami berharap dengan adanya Musrenbang ini, semua program dan usulan dapat terlaksana dengan baik, sehingga mendukung visi Indonesia Maju,” tutup Sumual.

Dengan fokus pada ketahanan pangan dan pembangunan desa, Musrenbang Kecamatan Ratim menjadi langkah awal menuju penyusunan RKPD 2026 yang lebih matang dan terarah.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Baca Juga :  Pemkab Boltim Buka Peluang Investasi Global, Wakil Dubes Belanda Sambut Promosi Potensi Daerah