BoltimHukum & KriminalProfil

Putra Daerah Boltim Jabat Kasat Reskrim, IPTU Harun Kufaeni Pangalima Kembali Mengabdi untuk Tanah Kelahiran

1071
×

Putra Daerah Boltim Jabat Kasat Reskrim, IPTU Harun Kufaeni Pangalima Kembali Mengabdi untuk Tanah Kelahiran

Sebarkan artikel ini
IPTU Harun Kufaeni Pangalima
IPTU Harun Kufaeni Pangalima

Boltim, PilarAktual.com – Mutasi kembali terjadi di lingkungan Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Timur (Polres Boltim), Polda Sulawesi Utara.

Sejumlah pejabat strategis di jajaran Polres Boltim mengalami pergantian posisi sesuai dengan Telegram Rahasia (TR) Polda Sulut Nomor ST.596/XII/Kep.2024, tertanggal 27 Desember 2024.

Langkah ini dilakukan dalam rangka menjaga profesionalisme, pembaruan organisasi, dan regenerasi yang sehat di tubuh Polri.

Perubahan Posisi Strategis di Polres Boltim

Dalam surat mutasi tersebut, beberapa pejabat yang bergeser posisinya meliputi Wakil Kepala Polres (Wakapolres), Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim), Kepala Satuan Intelijen (Kasat Intel), dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kotabunan. Berikut adalah rincian perubahan tersebut:

Wakapolres Boltim

Kompol Nohfri Maramis, SH, SIK menggantikan posisi Kompol Jocke J. Meteng, SE.

Pergantian ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru dalam mendukung kepemimpinan Polres Boltim.

Kasat Reskrim Polres Boltim

IPTU Harun Kufaeni Pangalima, SH, MH menggantikan IPTU Lievan Kolinung, SE.

Penempatan ini diharapkan dapat memperkuat penanganan kasus-kasus kriminal di wilayah Boltim.

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Resmi Buka Asesmen PRO ASN 2026, BKN: Profiling Penting untuk Meritokrasi Manajemen Talenta

Kasat Intel Polres Boltim

IPTU Agus Hamadjen, S.Pd kini menjabat menggantikan IPTU Taufik Anis, SE.

Pergantian ini dilakukan demi meningkatkan kinerja intelijen dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan.

Kapolsek Kotabunan

AKP Budi Priyanto, S.Sos menggantikan AKP Suradiman.

Dengan pengalamannya, Budi Priyanto diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kotabunan.

Tujuan dan Harapan dari Mutasi

Kapolda Sulut Irjen. Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H menjelaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi.

Penyegaran tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja setiap unit kerja menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks dan dinamis.

“Langkah ini juga sebagai bagian dari pembinaan karier personel serta menciptakan regenerasi yang sehat di lingkungan kepolisian,” ujar Kapolda Sulut.

Pergantian pejabat di lingkungan Polres Boltim tidak hanya dilakukan untuk meningkatkan performa institusi, tetapi juga sebagai strategi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Sulut, khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Dengan adanya regenerasi ini, Polri diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Forkopimda Boltim Bahas 5 Isu Strategis, dari Cuaca Ekstrem hingga Pemilihan Sangadi

Tantangan dan Strategi Keamanan Polres Boltim

Sebagai daerah yang terus berkembang, Bolaang Mongondow Timur menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Mulai dari meningkatnya potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) hingga ancaman kejahatan berbasis teknologi.

Oleh karena itu, mutasi ini dipandang sebagai langkah penting untuk menjawab tantangan tersebut.

Wakapolres Boltim yang baru, Kompol Nohfri Maramis, menyatakan kesiapannya untuk mengemban tugas baru.

“Kami akan terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara profesional dan transparan,” ujar Maramis.

Hal senada disampaikan oleh IPTU Harun Kufaeni Pangalima, Kasat Reskrim yang baru. Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan masyarakat dalam penanganan kasus kriminal.

“Kami membutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua,” ujarnya.

Regenerasi di Tubuh Polri

Mutasi juga dianggap sebagai bagian dari regenerasi yang sehat.

Dalam tubuh Polri, regenerasi penting dilakukan untuk memastikan keberlanjutan organisasi dan pembaruan pola pikir.

Baca Juga :  RIPPM KUD Nomontang 2027 Dibahas, Pemkab Boltim Dorong Program Pemberdayaan Tepat Sasaran

Hal ini sejalan dengan visi Polri untuk menjadi institusi yang adaptif, responsif, dan selalu berorientasi pada pelayanan publik.

Kapolsek Kotabunan yang baru, AKP Budi Priyanto, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan hubungan baik dengan masyarakat.

“Kami akan terus membangun kemitraan dengan masyarakat guna mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif,” ujarnya.

Mutasi yang terjadi di Polres Boltim merupakan langkah strategis untuk menjaga profesionalisme dan meningkatkan kinerja institusi.

Dengan adanya regenerasi ini, diharapkan Polri dapat semakin adaptif dalam menghadapi tantangan keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolda Sulut menekankan bahwa setiap personel yang mendapatkan tugas baru harus mampu beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi maksimal.

“Mutasi adalah bagian dari dinamika organisasi, dan kami percaya bahwa setiap anggota Polri memiliki kapasitas untuk menjalankan tugas dengan baik,” tutup Kapolda, dilansir dari tribratanews.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow