PeristiwaPurwakarta

Peringati Hari Jadi, Pemkab Purwakarta Gelar Pelayanan KB Serentak

219
×

Peringati Hari Jadi, Pemkab Purwakarta Gelar Pelayanan KB Serentak

Sebarkan artikel ini

Purwakarta, PilarAktual.com – Untuk mendorong peningkatan kualitas dan ketahanan keluarga di Kabupaten Purwakarta, implementasi program Keluarga Berencana (KB) harus dilakukan secara bersama-sama.

Kesadaran ber-KB membutuhkan dukungan dari seluruh unsur dan lapisan masyarakat.

Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Purwakarta yang ke-193 dan Kabupaten Purwakarta yang ke-56, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar pelayanan KB serentak di Puskesmas Kecamatan Plered pada Selasa (09/07/2024).

Dengan menggunakan metode operasi wanita (MOW) dan metode operasi pria (MOP), Pemkab Purwakarta menargetkan sekitar 1.831 akseptor KB.

Layanan ini dilaksanakan serentak di 135 tempat layanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta. Alat kontrasepsi yang digunakan meliputi IUD, implant, suntik, dan pil KB.

Baca Juga :  Wabup Argo Sumaiku Pimpin Rapat Persiapan Pilsang Boltim 2026, Camat dan Sangadi Diminta Jaga Netralitas

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa, yang mengapresiasi peran serta kader KB.

“Peran serta kader KB sangat krusial untuk meraih pencapaian luar biasa. Kabupaten Purwakarta kini menjadi corong bagi kabupaten dan kota lain di Jawa Barat,” ujar Fazar.

Fazar juga menyoroti upaya penurunan angka stunting di Jawa Barat.

“Hasil dari E-PPGBM menunjukkan penurunan yang signifikan dalam gizi balita. Namun, masih ada lebih dari satu juta anak di Jawa Barat yang gizinya kurang, termasuk di Kabupaten Purwakarta,” tambahnya.

Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan seluruh stakeholder di bidang kesehatan, khususnya keluarga berencana. “Kegiatan ini dilaksanakan di 135 fasilitas kesehatan di seluruh Kabupaten Purwakarta, baik milik pemerintah maupun swasta,” kata Benni.

Baca Juga :  Tutup Bimtek PAUD di Manado, Rosita Manoppo Pobela Tekankan Pentingnya Pencegahan Stunting Sejak Dini

Benni menambahkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengatur dan mengelola keluarga.

“Kita harus merencanakan keluarga dengan baik, termasuk kelahiran anak dan kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.

Menurut Benni, pelayanan KB pada hari itu menggunakan pendekatan edukatif, memberikan informasi tentang keluarga yang lebih sehat dan kuat melalui pengendalian kelahiran dengan alat kontrasepsi.

“Ada 1.831 akseptor yang ditargetkan, dengan berbagai metode kontrasepsi seperti IUD, implant, suntik, dan pil,” katanya.

Benni berharap bahwa melalui program ini, masyarakat Purwakarta akan memiliki keluarga dan anak-anak yang lebih sehat.

“Kita ingin memanfaatkan bonus demografi dengan angkatan kerja yang lebih produktif. Ini adalah momen berharga bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiri RUPS LB Bank SulutGo, Bupati Oskar Manoppo Dukung Penataan Pengurus Sesuai Arahan OJK

Selain itu, Benni menegaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mengendalikan angka stunting di Purwakarta.

“Kita ingin memastikan anak-anak kita dalam kondisi normal dan sehat, terutama pada usia seribu hari pertama setelah kelahiran. Upaya penanganan stunting ini kita lakukan bersamaan dengan pelayanan KB,” kata Benni.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, diharapkan program KB di Kabupaten Purwakarta dapat berjalan sukses dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan keluarga di masa depan.

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow