Maluku UtaraPemerintahan

Pastikan Lingkungan Aman, Gubermur Malut Tinjau Harita Nickel

183
×

Pastikan Lingkungan Aman, Gubermur Malut Tinjau Harita Nickel

Sebarkan artikel ini

MALUT, PilarAktual.com— Gubernur Provinsi Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba (AGK) Kunjungan Kerja (Kunker) di wilayah operasional HARITA Nickel Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan pada Kamis (3/3/2022) tadi.

Kunjungan kerja ini dilakukan guna memastikan bahwa pengelolaan lingkungan yang dijalankan oleh HARITA telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

AGK yang didampingi Kepala Dinas ESDM Malut, Hasyim Daeng Barang dan penyidik lingkungan DLH Malut Yusra Hi Noho beserta rombongan tiba di Kawasi, Obi pada pukul 13.00 WIT. Sebelum memasuki area operasional, rombongan melihat langsung kondisi laut Kawasi yang biru dan indah.

Penanggung Jawab Teknik dan Lingkungan (PTL) Halmahera Persada Lygend (HPL) Rico W. Albert kepada Gubernur dan jajarannya memaparkan kondisi aktual operasional HARITA Nickel. Ia memastikan, keseluruhan operasional sesuai dan taat terhadap seluruh perizinan yang berlaku.
Komitmen ini juga ditunjukkan dengan operasional yang baik, seperti tidak adanya fatality (kecelakaan kerja yang menyebabkan kematian).

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Tegaskan Tak Boleh Ada Diskriminasi Politik dalam Pilsang 2026

“Semua capaian ini tak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah, baik Kabupaten maupun Provinsi yang terus mengawasi dan membimbing perusahaan. Koordinasi yang baik ini akan terus ditingkatkan. Kami berterimakasih akan hal itu,” Ujar Rico di hadapan Gubernur dan rombongan.

Rico juga menjelaskan, kedepan, HARITA akan menjadi salah satu perusahaan pengelola nikel terbesar di Indonesia yang akan memberikan kontribusi optimal kepada daerah dan bangsa, tentu dengan tetap menjaga lingkungan. Ia juga memastikan, perusahaan telah melaksanakan program tanggung jawab sosial dengan baik dan akan terus berupaya menjadi lebih baik.

Usai paparan Rico, Gubernur AGK di depan manajemen dan karyawan HARITA mengatakan, ia berkenan mengecek langsung operasional HARITA dan memastikan lingkungan aman dan terjaga. Ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap investasi.

Baca Juga :  Wabup Argo Sumaiku Pimpin Rapat Persiapan Pilsang Boltim 2026, Camat dan Sangadi Diminta Jaga Netralitas

“Saya bangga terhadap HARITA yang telah berinvestasi besar di tanah kelahiran saya, Maluku Utara. Namun sebagai putera daerah, saya meminta agar lingkungan tetap diperhatikan dengan mengikuti aturan yang ada. Operasional HARITA harus dapat memberi manfaat kepada daerah dan masyarakat,” Ujar AGK saat memberi arahan kepada Manajemen HARITA.

Diketahui, Gubernur beserta rombongan juga berkeliling wilayah operasional dan didampingi langsung oleh Komisaris Utama HPL Stevi Thomas.

Stevi Thomas juga menjelaskan, komitmen HARITA Nickel terhadap lingkungan dan memastikan bahwa isu pencemaran lingkungan oleh HARITA tidak benar, seperti yang disaksikan oleh Gubernur secara langsung.

Disela-sela kunjungan, Yusra Hi Noho yang juga Kabid Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup mengungkapkan, dari 109 izin usaha pertambangan di Malut, HARITA merupakan perusahaan yang paling baik dalam pengelolaan lingkungan.

Baca Juga :  Syiar Islam di Sawanakar, Siswa-siswi SDN 135 Halsel Rutin Salat Dhuha

Tidak hanya itu, sambung Yusril segala rekomendasi yang bersifat memperbaiki, selalu ditanggapi secara positif. Semoga ini terus ditingkatkan,” Pungkasnya.

Usai berkeliling dan meninjau pabrik pemurnian nikel pertama di Indonesia yang menghasilkan bahan baku baterai kendaraan mobil listrik tersebut, rombongan kembali meninggalkan lokasi pada sore hari. (Red)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow