PilarAktual.com Cilacap Jateng.
Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH., M.IP., Melaunching Badan Usaha Milik Petani (BUMP) PT. Wijaya Kusuma Pangan Mandiri di Sistem Resi Gudang (SRG) Desa Kunci Kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap Jateng, Rabu (17/11/2021)
Dalam laporannya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Ir. Agus Wariyanto, SIP., M.M menyampaikan, BUMP merupakan perusahaan / korporasi milik petani, sehingga dalam proses niaga hasil pertanian menjadi unsur yang sangat penting.
Dan sistem logistik daerah yang diemban oleh BUMP antara lain ketahanan pangan, stabilisasi harga dan kesejahteraan bagi petani, maka dengan ini mohon kepada Gubernur untuk berkenan melepas pengiriman beras yang akan dikirim ke Pasar Induk Cipinang,” tuturnya.
Sementara Testimoni pelaksana dan pendukung Badan Usaha Milik Petani disampaikan oleh anggota perwakilan BUMP, dalam rilisnya la menyampaikan
Kami dari PT. Wijaya Kusuma Pangan Mandiri, semangat para petani, dimana saat ini usaha pertanian dibantu langsung oleh Gubernur, kami berdiri dengan modal 200 juta dan Alhamdulillah kami saat ini bisa bertransaksi sebesar 2 milyar, BUMP merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah kepada petani, dimana petani jadi memiliki undang-undang yang jelas, dan Gapoktan binaan kami dari ujung timur hingga ujung barat sudah memiliki sekitat 1000 orang,
BUMP kami ini jualan Beras, Gabah, Bibit dan Bibit kami dapatkan dari kerja sama dengan Balai Bibit dan kami sejak Bulan Agustus ini sudah membeli sebanyak 5 kali dan kami langsung membeli dari petani,” ungkapnya.
Sambutan Gubernur Jawa Tengah sekaligus Launching Kegiatan Badan Usaha Milik Petani Cilacap, Gubernur menceritakan pengalamannya saat didatangi tiga anak muda yang membantu petani dengan cara membuat simulasi, yang kedepannya akan saya gabung dengan BUMP, Simulasi ini bekerja dengan teknis input data pertanian untuk menyesuaikan antara lokasi pertanian, biaya dan komoditas yang cocok, sehingga dapat meningkatkan efisiensi untuk petani, BUMP dibentuk untuk memangkas rantai perdagangan beras yang selama ini membuat kerugian bagi petani dengan ketidakpastian harga.
Maka dengan ucapan Bismillah BUMP ini kami launching sekaligus pelepasan armada pengiriman beras ke Pasar Induk Cipinang Jakarta secara simbolis dengan pemukulan kentong bersama Bupati dan pejabat lainnya.
Selanjutnya Gubernur Jawa Tengah beserta rombongan meninjau lokasi bencana alam di Desa Karanggintung Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap.
Turut dihadiri dalam kegiatan tersebut, Kadistan Prop Jateng Tri Susilarjo, Bappeda Jateng Singgih Februhardi, S. Pt., M.M, Komisaris Utama BUMP Nasional Sugeng Edi Waluyo,
Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, beserta Pejabat di Lingkungan Pemda Cilacap, Kapolres Cilacap diwakili oleh Waka Polres Cilacap Kompol Suryo Wibowo S.I.K, Danlanal Cilacap diwakili oleh Pasintel lanal Cilacap Mayor laut (T) Harry S Wahyu. S.Sos, Dandim 0703/Cilacap diwakili oleh Danramil 11/ Sidareja Kapten Kav Nur Sohib Ansori, Kadispabun Cilacap Susilan, Kalak BPBD Cilacap Wijonardi, S.Sos., M.M,
Ka. SATPOL PP Cilacap Luhur Satrio Muchsin, S.STP., M.Si, Komisaris BUMP Cilacap Ripana Puntarasa,
Camat Sidareja Martono S.Sos., MM, Kapolsek Sidareja AKP Suwarno, Sukardi Dirut BUMP PT. Wijaya Kusuma Pangan Mandiri, Suswanto Pengelola SRG serta Perwakilan BUMP Kab. Purworejo, Banyumas, Pemalang dan Perwakilan Gapoktan di wilayah Kabupaten Cilacap.
#(Sugeng.S)
















