Boltim

Undang Ormas Islam, Kemenag Boltim Sosialisasikan Pelaksanaan Prokes Idul Adha

379
×

Undang Ormas Islam, Kemenag Boltim Sosialisasikan Pelaksanaan Prokes Idul Adha

Sebarkan artikel ini

PilarAktual.com, Boltim – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengundang sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) Islam di daerah, pada Selasa 29 Juni 2021.

Ormas-ormas tersebut yakni Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Komunikasi antar Umar Beragama (FKUB).

Dikatakan Kepala Seksi Haji dan Bimas Islam, Kemenag Boltim, Muh Ma’mur, undangan kepada para Ormas Islam di Kabupaten Boltim itu guna mensosialisasikan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021, tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan sholat hari raya Idul Adha dan pelaksanaan kurban tahun 1442 Hijriah, kepada ormas-ormas tersebut.

Diterangkannya, dalam surat edaran yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tersebut, diatur tentang tatacara pelaksanaan sholat Ied dan kurban.

Baca Juga :  PT ASA Serahkan 20 Rumah Relokasi di Kotabunan, Warga Dapat Modal Usaha Rp 10 Juta

“Untuk daerah dengan status zona merah dan oranye, pelaksanaan sholat Ied di masjid atau lapangan, ditiadakan. Boltim sendiri masuk zona kuning sehingga bisa melaksanakan sholat Ied dan penyembelihan kurban namun dengan penerapan standar protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan sholat Ied, lanjutnya, dilaksanakan sesuai rukun sholat dengan penyampaian materi khutbah paling lama 15 menit. “Jamaah yang hadir juga diatur maksimal 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan jaga jarak,” jelasnya.

Untuk jamaah, panitia Idul Adha, juga dianjurkan mengenakan masker, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, serta memeriksa suhu badan.

Sedangkan untuk pelaksanaan kurban, dilangsungkan selama tiga hari usai hari raya. Yaitu pada 11, 12 dan 13 dzulhijjah. “Gunanya untuk menghindari kerumunan,” ungkapnya.  Adapun untuk pendistribusian daging kurban, dilakukan langsung oleh panitia ke rumah penerima dengan meminimalisir kontak fisik.

Baca Juga :  Hadiri RUPS LB Bank SulutGo, Bupati Oskar Manoppo Dukung Penataan Pengurus Sesuai Arahan OJK

“Kemudian, sebelum pelaksanaan sholat Ied kami ingatkan agar baik PHBI maupun panitia Ied agar berkordinasi dengan Satgas Penanganan Covid19 dan pihak keamanan,” pungkasnya. (HM)

Ikuti Saluran PilarAktual.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow