Mitra, PilarAktual.com – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli, menerima penganugerahan gelar adat Minahasa “Tonaas Ukung Um Banua Minahasa Tenggara” dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Minahasa ke-598.
Gelar kehormatan tersebut disematkan langsung oleh Ketua Umum Majelis Pimpinan Tonaas Majelis Kebudayaan Minahasa (MKM), Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, dengan disaksikan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Johannes Victor Mailangkay, S.H.
Prosesi penganugerahan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Minahasa di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Kamis (5/11/2026).
Pemberian gelar adat tersebut merupakan bentuk penghormatan atas rekam jejak dan kontribusi Ronald Kandoli dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, serta kepemimpinannya di Kabupaten Minahasa Tenggara.
Sebelum penganugerahan dilaksanakan, Majelis Kebudayaan Minahasa terlebih dahulu menggelar Musyawarah Adat.
Proses tersebut kemudian dilanjutkan melalui kesepakatan dalam Sidang Adat Sembilan Tonaas Pakasaan Minahasa.
Mekanisme tersebut menjadi bagian dari proses penetapan gelar adat yang diberikan kepada Bupati Minahasa Tenggara.
Ronald Kandoli dinilai memiliki rekam jejak dan prestasi di berbagai bidang kehidupan sosial kemasyarakatan.
Kepemimpinannya juga dinilai berhasil membawa kemajuan bagi Kabupaten Minahasa Tenggara.
Melalui gelar tersebut, Bupati Ronald Kandoli dipandang sebagai sosok yang merepresentasikan peran pelindung dan pengayom masyarakat.
Ia juga dinilai mampu memadukan nilai-nilai birokrasi pemerintahan dengan kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang di tanah Minahasa.
Penganugerahan gelar Tonaas Ukung Um Banua Minahasa Tenggara menjadi bentuk pengakuan adat terhadap kepemimpinan dan kontribusi Ronald Kandoli dalam membangun kehidupan masyarakat di daerah yang dipimpinnya.
Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Minahasa ke-598 yang dipusatkan di Gedung Wale Ne Tou, Tondano.

















