Manado, PilarAktual.com – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank SulutGo (BSG) Tahun Buku 2025 yang dirangkaikan dengan RUPS Luar Biasa 2026, Selasa (10/2/2026), berlangsung penuh dinamika dan ketegangan.
Proses rapat yang berjalan cukup alot itu akhirnya berujung pada keputusan strategis yang dinilai dramatis, khususnya pada jajaran pengurus perseroan.
Dari hasil RUPS, dua posisi Dewan Komisaris resmi mengalami pergantian.
Komisaris Utama Ramoy Markus Luntungan dan Komisaris Independen Sam Sahrul Mamonto tidak lagi melanjutkan masa jabatan.
Keputusan ini menjadi salah satu agenda yang paling menyita perhatian para pemegang saham dan peserta rapat.
Menariknya, sosok mantan Wali Kota Manado dua periode, Dr. Ir. G.S. Vicky Lumentut, justru dipercaya mengisi posisi strategis sebagai Komisaris Utama Bank SulutGo, menggantikan Ramoy Markus Luntungan.
Penunjukan ini dinilai sebagai langkah konsolidatif, mengingat rekam jejak Vicky Lumentut dalam pemerintahan dan pengelolaan kebijakan publik di Sulawesi Utara.
Sementara itu, posisi Komisaris Independen yang sebelumnya dijabat Sam Sahrul Mamonto kini diisi oleh Rania Riris Ismail, yang merupakan representasi dari Provinsi Gorontalo.

Pergantian ini mencerminkan komitmen pemegang saham untuk menjaga keseimbangan kepentingan antar daerah pemilik saham BSG.
RUPS tersebut dihadiri hampir seluruh kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Utara serta Provinsi Gorontalo.
Turut hadir Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE selaku Pemegang Saham Pengendali, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, perwakilan PT Mega Corpora, seluruh pemegang saham BSG, serta jajaran Komisaris dan Direksi Bank SulutGo.
Dalam forum tersebut, manajemen juga memaparkan kinerja keuangan Bank SulutGo sepanjang Tahun Buku 2025 yang menunjukkan tren pertumbuhan positif. Total aset BSG tercatat mencapai Rp23,6 triliun, tumbuh 12,13 persen year on year (YoY).
Laba bersih berhasil dibukukan sebesar Rp281 miliar, atau tumbuh 26,6 persen YoY. Dari laba tersebut, 74 persen ditetapkan sebagai dividen bagi para pemegang saham.
Agenda RUPS meliputi pengesahan laporan tahunan, Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026–2028, penetapan penggunaan laba, alokasi dana CSR dan keuangan berkelanjutan tahun 2026, penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP), hingga pengesahan setoran modal tahun 2025–2026.
Sejumlah masukan strategis juga mengemuka, khususnya terkait penguatan digitalisasi layanan, tata kelola perusahaan, dan ekspansi bisnis BSG ke depan.
Adapun susunan pengurus Bank SulutGo periode 2026–2031 yang ditetapkan RUPS adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Vicky Lumentut
Komisaris: Djafar Alkatiri
Komisaris: Jaclyn Koloay
Komisaris: Max Kembuan
Komisaris: Rania Riris Ismail
Komisaris: Diane ND
Direksi:
Direktur Utama: Revino Pepah
Direktur Operasional: Louisa Parengkuan
Direktur Umum: Joubert Dondokambey
Direktur Kredit: Ester Rampengan
Direktur Dana: Rudiyanto Katili
Direktur Kepatuhan: Mutesa Holdin
















