Jakarta, PilarAktual.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Oskar Manoppo dan Argo Vinsensius Sumaiku sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Upacara pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025), sebagai bagian dari pelantikan serentak 481 kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Pelantikan ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, yang ditandatangani pada 11 Februari 2025.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menindaklanjuti aturan tersebut melalui radiogram bernomor 100.2.1.3/644/SJ yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir.
Setelah resmi dilantik, Oskar Manoppo bersama kepala daerah lainnya dijadwalkan mengikuti program retret kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan serta memperdalam pemahaman kebijakan nasional agar sejalan dengan program pembangunan pemerintah pusat.
“Kami siap mengikuti retret ini sebagai bagian dari persiapan dalam menjalankan pemerintahan di daerah,” ujar Oskar Manoppo setelah pelantikan.
Sementara itu, Wakil Bupati Argo Sumaiku langsung bertolak ke Boltim usai upacara.
Ia dijadwalkan segera memulai tugasnya guna memastikan transisi pemerintahan berjalan lancar.
Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi Boltim saat ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki infrastruktur, dan memperkuat layanan publik.
“Kami siap bekerja keras untuk masyarakat Boltim. Dengan amanah yang diberikan, kami akan memastikan program pembangunan berjalan efektif dan merata di seluruh wilayah,” kata Argo.
Dalam menjalankan roda pemerintahan, Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku telah menyiapkan sejumlah prioritas pembangunan yang akan dikerjakan selama lima tahun ke depan.
Fokus utama mereka meliputi peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan, penguatan sektor pertanian dan perikanan, serta pengembangan bidang pendidikan dan kesehatan.
Mereka juga menekankan pentingnya percepatan digitalisasi layanan publik guna meningkatkan transparansi dan efektivitas birokrasi.
Dengan sistem pelayanan berbasis digital, diharapkan akses masyarakat terhadap administrasi pemerintahan menjadi lebih cepat dan efisien.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan publik lebih mudah diakses oleh masyarakat. Digitalisasi akan menjadi langkah penting dalam reformasi birokrasi di Boltim,” ujar Oskar.
Pelantikan Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku membawa harapan baru bagi masyarakat Boltim.
Warga berharap kepemimpinan baru ini mampu menghadirkan perubahan signifikan dan membawa kemajuan bagi daerah.
Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat diyakini dapat mempercepat pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan berbagai program kerja yang telah dirancang, Oskar dan Argo bertekad menjadikan Boltim sebagai daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
















