Boltim, Pilaraktual.com – Ruang laboratorium SMP Negeri 2 Tutuyan mendadak ramai dan penuh antusiasme pada Rabu (7/5/2025) pagi.
Sebanyak 20 siswa kelas 7 sekolah tersebut mengikuti pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) Thematic Academy (TA) dengan skema Basic Cyber Security (BCS), sebuah pelatihan bergengsi hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Dengan serius menatap layar komputer, para siswa belajar mengenal ancaman dunia maya dan bagaimana melindungi data pribadi.
Di era digital yang penuh tantangan, pelatihan ini menjadi bekal awal mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan siap bersaing secara global.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Boltim, Moh. Rezha Mamonto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Boltim dalam mendorong penguatan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.
āPelatihan ini memberi sertifikat kompetensi digital yang berguna untuk melanjutkan ke SMA atau perguruan tinggi. Ini bukan sekadar pelatihan biasa, tapi fondasi masa depan anak-anak Boltim,ā ujar Rezha.
Program DTS TA Kominfo di Boltim tak hanya menyasar pelajar.
Menurut Kepala BPSDMP Kominfo Manado, Arsyad, total peserta di Boltim mencapai 200 orang yang terdiri dari siswa, ASN, hingga pelaku UMKM.
āUntuk pelajar, ada 20 siswa di SMP Tutuyan dan 20 lainnya di SMP Modayag. Kami fasilitasi konsumsi dan transportasi. Pelatihan ini juga menyasar pelaku usaha agar UMKM Boltim bisa bertransformasi ke arah digital,ā kata Arsyad.
Transformasi digital UMKM menjadi sorotan.
Pelatihan ini mendorong pelaku usaha lokal naik kelas dari cara konvensional ke sistem berbasis teknologi, memperluas jangkauan dan meningkatkan daya saing mereka di pasar digital.
Kepala SMP Negeri 2 Tutuyan, Chandra Mokoginta, menyambut baik pelatihan ini.
Ia menilai program ini memberi pengalaman berharga bagi siswa dan membuka cakrawala baru dalam dunia digital.
āKami sangat berterima kasih. Ini bukan hanya pelatihan, tapi investasi pengetahuan. Laboratorium sekolah kami siap digunakan sebagai pusat pelatihan digital berikutnya,ā ungkap Chandra bangga.
Pelatihan ini membuktikan bahwa kesetaraan digital bisa diraih, bahkan dari pelosok negeri.
Dengan dukungan pemerintah dan semangat siswa, Boltim terus bergerak maju, mengarahkan generasi mudanya untuk siap bersaing di tengah derasnya arus digitalisasi global.
















